
SURABAYA (bangsaonline) – Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya terus berupaya meningkatkan kualitasnya, seiring perubahan status dari IAIN ke UIN. Kerjasama pun dilakukan dengan lembaga lain untuk kepentingan itu. Salah satu yang akan digandeng adalah Komisi Yudisial (KY).
KY digandeng mengingat UINSA saat ini menambah jurusan Ilmu Hukum di Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam. Dekan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam Dr. H. Sahid HM, M. Ag mengakui bahwa pihaknya tengah menggarap rencana kerjasama dengan KY dalam bidang pengembangan hukum .
“Bentuknya bisa berupa magang, penelitian dan lainnya. Harapannya tahun depan sudah bisa lakukan MoU antara UINSA dengan KY,” kata Sahid. Untuk magang, direncanakan mahasiswa yang akan dilibatkan adalah mahasiswa semester 3 hingga 6.
Upaya membangun kerjasama dengan KY oleh UINSA rupanya sudah dimulai. Siang tadi (25/3/2014) UINSA bersama KY menggelar Studium General bertajuk ‘Peran KY dalam Menciptakan Peradilan yang Bersih dan Bermartabat'. Hadir jadi pembicara di acara ini Komisioner KY Bidang SDM dan Litbang Jaja Ahmad Jayus dan Guru Besar Ilmu Hukum Unair Surabaya Hadi Shubhan.
Jaja mengatakan, pihaknya menyambut baik rencana kerjasama yang ditawarkan UINSA tersebut. Kerjasama ini, lanjut dia, memang menjadi bagian dari upaya KY membangun jejaring dengan lembaga lain seperti kampus, guna memaksimalkan kinerja KY. “Kerjasamanya bisa dibidang penelitian, magang dan lainnya,” ujarnya di sela-sela stadium general kepada wartawan.



