Harga LPG Naik, Pengusaha Kecil dan Menengah di Nganjuk Kebingungan

Harga LPG Naik, Pengusaha Kecil dan Menengah di Nganjuk Kebingungan

NGANJUK (BangsaOnline) - Dampak kenaikan LPG 12 kg sangat dirasakan pengusaha kecil dan menengah di Nganjuk. Kenaikan harga LPG 12 kg yang sangat signifikan juga dibarengi kenaikan harga kebutuhan pokok atas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pada November 2014 lalu, membuat pengusaha kecil harus memutar otak untuk dapat bertahan.

Seperti yang dirasakan Rahmad pengusaha roti asal jl .Supriyadi Kertosono saat ditemui dipabrikya Minggu (11/1), dirinya mengaku pusing memutar keuangan supaya dapat bertahan untuk terus berproduksi.

"Kenaikan LPG saat ini begitu memukul, bagaimana tidak dalam rentan waktu yang begitu singkat pemerintah telah menaikan 3 kali harga LPG", keluhnya.

"Awalnya dari harga Rp 75 ribu menjadi Rp 95 ribu, kemudian naik dari Rp 95 ribu menjadi Rp 115 ribu, sekarang malah naik menjadi Rp 135 ribu," imbuh Rahmad.

Padahal dalam sebulan dirinya membutuhkan LPG 12 kg sebanyak 60 tabung, sementara bahan pokok pembuatan roti saat ini juga mengalami kenaikan.

"Bagaimana kami bisa mendapat untung kalau semuanya mengalami kenaikan", ungkapnya.

Untuk menaikan harga dirinya mengaku sangatlah riskan, apalagi menguraing volume roti, sebab saat ini persaingan dirasa sangatlah ketat.

"Kalau kami tidak dapat menjaga kwalitas roti kami, mungkin kami yang akan malah gulung tikar duluan karena banyaknya persaingan antar pengusaha", jelasnya.

Apabila Rahmad memakai LPG ukuran 3 kg, jelas dirinya melanggar aturan, sedangkan oven rotinya pun juga sudah didesain untuk LPG 12 kg. Rahmad berharap pemerintah meninjau kembali kenaikan harga LPG, supaya pengusaha kecil dan menengah dapat bertahan hidup.

"Harapan kami supaya LPG diturunkan lagi seperti harga BBM, agar tidak mengurangi jumlah karyawan yang menggantungkan hidupnya disini juga" pintanya.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Harga LPG Naik, Pengusaha Kecil dan Menengah di Nganjuk Kebingungan