SURABAYA (BangsaOnline) - Menteri Perhubungan Ignatius Jonan mengunjungi keluarga korban Air Asia QZ8051 di Posko Crisis Centre DVI Polda Jatim, Sabtu (10/1/2015). Di sini ia mendengarkan curhat dan harapan keluarga korban terkait proses pencarian penumpang pesawat nahas tersebut.
Beberapa keluarga menanyakan proses pencarian korban jika nantinya black box ditemukan oleh Basarnas. Keluarga juga berharap petugas tidak hanya melakukan pencarian di lautan saja, tapi juga di daratan. Bahkan, seorang keluarga korban Air Asia mengaku merasa dihubungi oleh nomor HP penumpang.
"Tolong dicek Pak Menteri, sebab saya yakin HP keluarga saya ini berada di tangan manusia yang masih hidup," kata keluarga itu.
Menanggapi itu, Menteri Jonan mengatakan bahwa pencarian korban di daratan juga dilakukan, tidak hanya di laut. Basarnas sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan di daerah untuk melakukan pencarian di daratan.
"Saya juga sudah minta Ibu Susi (Menteri Kelautan dan Perikanan) agar meminta bantuan semua nelayan melakukan pencarian," ujarnya.
Terkait laporan ada nomor HP korban yang menghubungi keluarganya, Menteri Jonan mengaku akan mengecek langsung itu.
"Saya minta nomornya dan akan saya coba hubungi pakai HP saya sendiri," ujarnya.
Jonan meminta keluarga korban bersabar dan menerima hasil apapun dari proses pencarian. Yang jelas, kata dia, pemerintah berkomitmen untuk menemukan semua penumpang korban Air Asia.
"Meski black box sudah ditemukan, instruksi presiden, semua penumpang harus ditemukan," tandasnya.




