Sejumlah Rumah di Tepian Sungai Suko Bojonegoro Terancam Longsor

BOJONEGORO (BangsaOnline) - Sejumlah rumah yang berada di tepian Sungai Suko, yang ada di Desa Sugihan, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro kondisinya mengkawatirkan. Sejumlah rumah tersebut terancam longsor karena dampak erosi sungai setempat.


Salah satu warga yang kini rumahnya juga terancam longsor seperti milik Leginah. Jarak antara rumah Leginah dengan sungai Suko saat ini hanya sekitar empat meter. Padahal sebeumnya, kata dia, sungai tersebut masih jauh dengan rumahnya.

"Sebelumnya 15 meter lebih jaraknya, tapi terus terkikis. Karena tanahnya merupakan tanah kalahan," ujarnya, Jumat (09/01/2014).

Sungai Suko tersebut, lanjut dia, sebelumnya sudah pernah dilakukan peninggian tanggul. Namun, saat musim hujan tiba, mulai Desember lalu tanggul tersebut justru tergerus oleh aliran air.

"Sebelumnya sudah ditinggikan menggunakan alat berat (eskafator,red) tapi justru malah longsor," keluhnya.

Longsornya sungai Suko itu sepanjang 100 meter lebih. Longsor tersebut juga membahayakan untuk kontruksi jembatan yang melintang diatasnya. Untuk menangani tanah yang longsor itu, warga membangun pancang tanah menggunakan bambu.

"Bambu itu untuk penahan tanah agar tidak semakin parah (longsornya,red)," terangnya.

Selain rumah milik Leginah, sejumlah rumah warga yang ada dibantaran sungai suko juga terancam longsor. Bahkan pantauan di lapangan, satu bangunan mushola kini sudah tergerus. Sungai Suko tersebut jika hujan deras kondisinya meluber ke pemukiman warga.

Sungai tersebut juga melintas ditengah hutan. Sejumlah tebing yang ada di hutan Temayang itu kondisinya juga banyak bekas longsor. Namun, sejumlah tebing yang longsor itu jauh dari pemukiman warga.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: