BBM Turun Tak Pengaruhi Harga Sembako di Bondowoso

BBM Turun Tak Pengaruhi Harga Sembako di Bondowoso

BONDOWOSO (BangsaOnline) - Kebijakan pemerintah menurunkan kembali harga BBM ternyata belum diikuti dengan turunnya harga pokok sembako di Pasar Induk Bondowoso (PIB).

Harga-harga kebutuhan pokok seperti cabai, tomat, minyak goreng, hingga beras masih stabil alias tak mengalami penurunan.

Seorang pedagang sembilan bahan kebutuhan pokok (sembako) di Pasar Induk, Susanti (38), mengungkapkan sejak Januari 2015 harga BBM diturunkan oleh pemerintah belum memengaruhi harga-harga sembako yang dijualnya.
“Ya meski harga BBM-nya turun, kan jumlahnya nggak signifikan. Apalagi baru semingguan ini, jadi sekarang harga sembako masih stabil,” ujarnya jum'at (09/01).
Ia meyakini bahwa penurunan harga BBM itu tidak akan ikut menurunkan harga sembako ataupun kebutuhan pokok lainya. Sebab, jika harga pokok sudah terlanjur naik, tidak akan mudah untuk turun.


“Saya yakin, penurunan harga BBM ini tidak akan menurunkan harga sejumlah bahan pokok. Kalau pun ada, hanya turun beberapa persen saja,” imbuhnya.

Dia menambahkan, kondisi serupa juga terjadi pada harga sayur mayur, bahkan di musim penghujan seperti saat ini harga sejumlah sayur mayur seperti tomat justru cenderung naik karena hasil panen kurang baik.
“Kalau untuk harga sayur mayur segar seperti, sawi, wortel, brokoli, kentang, dan lobak cenderung akan naik dalam beberapa hari kedepan. Sebab pasokan kurang, sehingga dimungkinkan harga akan merangkak naik,” jelasnya.


Dari hasil‎ Pantauan BangsaOnline, dalam kondisi sekarang harga-harga di pasar masih menggunakan stok lama. Artinya, penghitungan harga masih juga mempertimbangkan harga BBM yang masih Rp 8.500. Sehingga kemungkinan harga sembako turun akan terjadi setelah stok lama di pasaran habis, dan muncul stok yang baru.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: