
SIDOARJO (BangsaOnline) - Jalan akses desa yang menghubungkan antara Desa Kedungrawan - Desa Wangkal, tepatnya di Dusun Kedungkendo RT 10 RW 05 Desa Kedungrawan Kecamatan Krembung rawan perampasan motor. Selain kondisinya sepi juga tidak ada Penerangan Jalan Umum (PJU). Yang lebih memprihatinkan, kondisi aspal yang tinggal 50 meter tidak dikerjakan oleh Dinas PU Bina Marga Sidoarjo.
Kepala Desa Kedungrawan, Kusnan saat ditemui BangsaOnline menjelaskan, jalur desa itu dipergunakan sebagai jalur alternatif. Namun kondisinya sangat memprihatinkan karena gelap gulita ketika malam.
“Kejadian perampasan juga pernah terjadi. Itupun korbannya adalah warga sini sendiri. Kami berharap, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo lebih tanggap dan serius untuk menanganinya. Usulan, pengajuan proposal bantuan PJU yang pernah kami diajukan tahun lalu, hingga saat ini belum direalisasikannya,” ujar Kusnan.
Persoalan, kata Kusnan, tidak hanya PJU saja. Termasuk, pengsapalan jalan tidak disambungkan dengan aspal yang berada di Desa Wangkal sepanjang 50 meter nampak rusak dan berlubang.
“Kami berharap, pembangunan segera direalisasikan. Agar warga maupun pengguna jalan lainnya merasa aman, dan nyaman. Tidak seperti saat ini, dihantui rasa was-was dan khawatir,“ ungkapnya.



