
SIDOARJO (bangsaonline) - Panwaslu Kabupaten Sidoarjo meminta para parpol untuk mewaspadai munculnya Panwaslu gadungan. Berita terkini, Ketua Panwaslu Sidoarjo M Burhanuddin mengakui, jika pihaknya menemukan indikasi adanya panwaslu abal-abal saat kampanye.
Temuan tersebut
didapat saat panwaslu mengawasi jalannya kampanye di sejumlah kawasan
sepekan terakhir. “Kami menemui ada oknum yang mengaku sebagai
panwaslu,” ujarnya, Selasa (25/3/2014) pagi ini.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, katanya, Panwaslu Sidoarjo telah
berkirim surat kepada masing-masing Parpol peserta pemilu. Dalam surat
bernomor 54/Panwaslu/SDA/III/2014 tersebut, Panwaslu menegaskan kepada
seluruh parpol jika seluruh petugas pengawas di setiap aktivitas parpol
mendapat surat tugas dari lembaga yang ada di bawah naungannya.
Dia menegaskan, adanya panwaslu abal-abal tersebut dikhawatirkan bisa
merugikan panwaslu sendiri dan parpol. Munculnya panwaslu abal-abal
dikhawatirkan memanfaatkan parpol untuk memeras atau tindak criminal
lainnya. “Kami menduga mereka ada karena ingin meminta sesuatu
diantaranya uang,” ucapnya.
Dia berpesan, agar parpol tidak serta merta percaya dengan panwaslu
abal-abal tersebut. Petugas dari panwaslu dibekali dengan surat tugas
dan Id Card yang selalu dibawa. “Kami juga memakai seragam saat bertugas
di lapangan,” ucapnya.
Meski demikian, katanya, hingga saat ini masih belum ada laporan apapun
terkait bentuk pemerasan yang diterima oleh parpol. Namun demkian,
langkah antisipasi perlu ada agar panwaslu abal-abal tidak berkembang
pesat saat pileg hingga pemilihan presiden nanti.



