MOJOKERTO (BangsaOnline) - Pada liburan panjang tahun baru 2015 dan Maulid Nabi lalu obyek wisata Air Panas Padusan Pacet Mojokerto menjadi tempat berlibur favorit.
Sabtu (03/01) dan Minggu (04/01) pengunjung obyek wisata di lereng Gunung Welirang itu mencapai 9 ribu orang. Itu berarti meningkat sekitar 1600 pengunjung dari even-even liburan sebelumnya yang ''hanya'' sebanyak 7400 pengunjung.
Sayangnya, pesona wana wisata dan pemandian ari panas itu tak diimbangi dengan fasilitas berupa kenyamanan bagi pengunjung. Di saat pengunjung membludak begitu beberapa fasilitas pemandian jadi kotor dan bau (pesing). Tentu ini membuat kecewa para pengunjung yang sempat memanfaatkan fasilitas toilet dan ruang ganti di pemandian air panas.
"Sangat disayangkan obyek wisata semenarik Padusan ini tidak mampu memberi kenyamanan bagi pengunjung. Kita masuk ke ruang ganti (kamar kecil bilas) dan toilet, ampun...ampuun...kotor dan bau pesing. Padahal kita datang jauh-jauh dari Surabaya ingin menikmati kesejukan wana wisata dan pemandian air panas ini,'' keluh Mas'ud yang berlibur bersama keluarganya, Sabtu (03/01) akhir pekan lalu.
Kepala Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Mojokerrto, Didik Kusnul Yakin, ditemui di ruang kerjanya, Rabu (07/01), kaget ketika disodori keluhan soal ketidaknyamanan pengunjung tersebut. Namun dia tak mengelak jika dalam kondisi ramai pengunjung beberapa fasilitas di Padusan lepas dari jamahan petugas.
''Masak kotor dan pesing? Itu yang di bagian mananya? Kalau di toilet atau kamar bilas sekaligus kamar ganti memang kesempatan petugas untuk membersihkan menjadi tertutup oleh antrian pengunjung. Sampen tahu sendiri kalau pengunjung lagi meluber yang antri di toilet maupun kamar ganti kan gak putus-putus, kalau sudah begitu kan gak ada kesempatan bagi petugas kebersihan kita untuk membersihkan,'' ujar Didik.
Namun, tegasnya, tidak ada kata terlambat untuk berbenah dan tidak ada kata menyerah oleh kondisi membludaknya pengunjung untuk membuat Padusan lebih nyaman bebas dari kotor dan bau.
''Sudah kita rumuskan bagaimana caranya membuat Padusan tetap bersih dan bebas bau walau dijejali pengunjung. Tapi bagaimanapun kita berterima kasih kepada pihak-pihak yang mengkritik dan memberi masukan demi kemajuan Padusan,'' ungkapnya.
Bahkan, menurutnya, fasilitas parkir yang selama ini sudah tak memadai sudah disiapkan area parkir tingkat yang mampu menampung ribuan mobil dan motor. Tak hanya itu, lanjut Didik, di tahun ini juga Padusan bakal diperkaya dengan beragam sarana hiburan air. Antara lain water boom dan sebagainya.
Pantauan BangsaOnline, untuk tiket masuk air panas Padusan Pacet diterapkan tarif hari libur sepertinya tak menghalangi animo pengunjung. Loket tiket tempat wisata air panas sebesar Rp 12.500 per orang, dan masuk pemandian atau kolam air panas dan kolam renang sebesar Rp 10.000 per orang itupun selalu tampak antrian.




