Gadaikan BPKB Palsu, Koperasi di Bojonegoro Tertipu Rp 65 Juta

Gadaikan BPKB Palsu, Koperasi di Bojonegoro Tertipu Rp 65 Juta

BOJONEGORO (bangsaonline) - Sebuah Koperasi di Kecamatan Kedungadem, Bojonegoro tertipu senilai Rp 65 juta. Modus pelaku yakni, meminjam uang di koperasi bernam CITRA ABADI itu dengan menggadaikan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) palsu.

Awalnya, salah satu petugas koperasi bernama, Budi Tuansyah sedang berada dikantornya, tiba-tiba dia didatangi oleh seorang laki-laki yang mengaku bernama Winarto asal Desa Pumpungan Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro.

Terlapor mengajukan pinjaman Rp 65 juta, dengan BPKB kendaraan merk Daihatsu Xenia tahun 2012, berwarna putih bernomor polisi S 1012 HH, dengan No. Ka : MHKV1BA2JCK013639, No.sin : DK61952 atas nama Siti Chusnah beralamat, Bukit karang blok AG No. 06 Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban.

Setelah diadakan pemeriksaan kelengkapan adminsitrasi, akhirnya dilakukan pencairan uang sesuai permohonan. Namun berjalannya waktu, Budi Sutansyah, merasa curiga dengan BPKB yang dijamin ini.

"Merasa tertipu, kemudian karyawan tersebut melapor ke polisi dengan membawa BPKB tersebut, setelah dicek ternyata BPKB itu palsu," ujar Kasubag Humas Polres Bojonegoro, AKP Marjono, Senin (24/03/2014).

Sementara itu, Kapolres Bojonegoro, AKBP Ady Wibowo menilai, pemalsuan BPKB tersebut modus kejahatan baru diwilayah hukumnya. Pemalsuan BPKB dikota-kota besar banyak terjadi, namun di Bojonegoro masih minim. "Pemalsuan BPKB, modus kejahatan baru," jelasnya.

Meskipun masih jarang, dia menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati. Terutama pihak koperasi, tempat simpan pinjam, pegadaian dan lain sebagainya. Karena tempat-tempat tersebut yang sering bersinggungan dengan surat-surat berharga, termasuk BPKB.

"Masyarakat agar berhati-hati, kopresi harus mengecek terlebih dahulu sebelum memberikan pinjaman. Serta diperketat SOP, agar tidak menjadi korban penipuan," himbaunya.

Dijelaskan, perbedaan BPKB atau surat berharga yang lain, antara palsu dan tidak. Seperti halnya hologram dan tanda-tanda khusus lainnya. "Ada banyak ciri-cirinya antara palsu dan asli, tetapi yang penting masyarakat lebih berhati-hati," pungkasnya.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Gadaikan BPKB Palsu, Koperasi di Bojonegoro Tertipu Rp 65 Juta