TUBAN (BangsaOnline) – Setiap satu bulan wilayah Kabupaten Tuban mengalami penambahan kendaraan roda dua (motor) sebanyak 2.500 unit. Penambahan tersebut terbilang cukup tinggi, pasalnya selain Tuban kotanya kecil kondisi jalannya juga tidak luas.
Sehingga dengan kondisi tersebut menjadi salah satu pemicu tingginya angka kecelakaan di bumi wali. Terhitung pada tahun 2014 ini angka kecelakaan naik sekitar 132 persen jika dibandingkan tahun 2014. "Setiap bulan penambahan kendaran bermotor atau roda dua sebanyak 2.500 unit. Sedangkan keadaan luas jalan tidak bertambah. Inilah yang menjadi salah satu tingginya angka kecelakaan di Tuban, " kata Kasatlantas Polres Tuban, AKP Faqih kepada BangsaOnline,Jumat (2/1/2015)
AKP Faqih menambahkan, saat ini kecelakaan lalu lintas yang korbannya sampai meninggal dunia tidak hanya terjadi di jalan raya atau jalan yang besar saja. Namun, namun juga banyak terjadi di jalan-jalan desa. "Sehingga kita harus tetap waspada dan mentaati aturan lalu lintas, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tandasnya.
Sekedar diketahui, angka laka lantas pada tahun 2014 ini naik sekitar 132 persen jika dibandingkan dengan tahun 2013. Untuk tahun 2014 laka lantas di wilayah Tuban menelan korban meninggal dunia 195 orang, luka berat 43 orang, dan luka ringan 1.215 orang. Sedangkan, pada tahun 2013 korban meninggal dunia 84 orang, luka berat 115 orang, dan luka ringan 1.348 orang.




