BangsaOnline - Kepala Basarnas Marsdya TNI F Henry Bambang Sulistyo mengatakan ada dugaan Pesawat AirAsia QZ 8501 rute Surabaya-Singapura jatuh di dasar laut. Sulistyo menyebut jika pun benar, pesawat itu tidak serta merta bisa diangkat karena perlu teknologi canggih yang belum dimiliki Indonesia.
"Kalaupun sudah ditemukan, kendala berikutnya adalah mengevakuasi pesawat ke atas permukaan. Kita belum punya alat itu," kata Sulistyo dalam konferensi pers di Posko Bandara Soekarno-Hatta, Senin (29/12/2014) pukul 08.50 WIB.
Sulistyo mengatakan, untuk mengevakuasi pesawat dari dasar laut, Indonesia akan berkoordinasi dengan negara maju lain yang sudah punya. "Kami koordinasi dengan Ibu Menlu, kita akan pinjam ke negara lain Inggris, Perancis, Amerika," ujarnya.
Meski demikian, dugaan itu belum terkonfirmasi sehingga Basarnas dan tim akan terus mencari sampai pesawat ditemukan. "Saya punya niat untuk bisa menemukan secepatnya, tapi setiap operasi ada evalasi," imbuhnya.




