
SIDOARO (BangsaOnline) - Dunia pendidikan di Kabupaten Sidoarjo tercoreng dengan banyaknya bangunan sekolah yang ambruk, salah satunya SDN 1 Sawotratap Kecamatan Gedangan. Bukannya segera mencari solusi untuk membenahi solusi tersebut, satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Kabupaten Sidoarjo malah saling lempar tanggungjawab.
Kalau sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Sidoarjo, Mustain Baladan menyatakan bahwa kewenangan untuk renovasi sekolah yang di danai APBD Sidoarjo beralih ke Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Cipta Karya Sidoarjo sejak 2 tahun lalu, namun saat ini DPU Cipta Karya Sidoarjo menyangkal hal tersebut.
Buktinya, Kepala DPU Cipta Karya Sidoarjo Ir Agoes Boedi Tjahjono saat di konfirmasi oleh BangsaOnline melalui melalui pesan singkat setelah ditelpon tidak diangkat menjawab.
“Maaf mas, sebaiknya ke Dinas Pendidikan, thanks,” jawabnya singkat melalui SMS, Senin (29/12).
Namun, Ir Agoes Boedi Tjahjono tidak membalas ketika dikirim pertanyaan terkait perencanaan renovasi untuk SDN 1 Sawotratap yang ambruk dan menjadi tanggung jawab DPU Cipta Karya seperti rekomendasi dari Kadindik.
Kasus banyaknya bangunan sekolah yang ambruk di Kabupaten Sidoarjo memang menjadi atensi dari berbagai pihak. Bahkan, PC PMII Sidoarjo sudah secara lantang mengecam pengambil kebijakan maupun elit politik di Kabupaten Sidoarjo yang dituding tak memiliki sense of crisis and sense of belonging. Sebaliknya, pejabat di Kabupaten Sidoarjo hanya sibuk mencari muka dengan pencintraan daripada melakukan pemenuhan kebutuhan mendasar yang dibutuhkan masyarakat Sidoarjo.
Salah satu anggota komisi C DPRD Sidoarjo yang membidangi pembangunan, Achmad Amir Aslikhin, mengaku akan segera melakukan pemantauan langsung kondisi ruang kelas SDN 1 Sawotratap Kecamatan Gedangan yang atapnya roboh itu.
“Kita sudah mendapatkan informasi itu (robohnya atap sekolah SDN 1 Sawotratap). Kita jadwalkan untuk melakukan pantauan di lapangan,” ujar Amir Aslikhin yang juga menjabat ketua F-PKB kepada wartawan, kemarin.
Menurutnya, setelah melakukan pemantauan langsung, pihaknya segera memanggil pihak terkait untuk tindaklanjutnya. “Kita masih lihat dulu kondisinya seperti apa. Yang jelas kita akan memberikan yang terbaik bagi sekolah di Sidoarjo,” janjinya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, atap SDN 1 Sawotratap Kecamatan Gedangan ambruk setelah diterjang hujan deras disertai anggin pada Sabtu (27/12) lalu. Untungnya, saat kejadian tersebut aktifitas kegiatan belajar mengajar sedang libur, sehingga kejadian tersebut tidak sampai menelan korban jiwa. Sementara sejumlah barang yang ada di sekolah tersebut sudah dievakuasi. Meski demikian, hingga saat ini ambrolnya atap sekolahan yang bangunanya berusia sekitar 7-8 tahun tersebut belum juga di tangani oleh dinas terkait.



