
SAMPANG (BangsaOnline) - Proyek Pembangunan saluran atau drainase yang beralamat di Jl.
Syamsul Arifin Kelurahan Polagan baru satu bulan selesai dikerjakan,
kondisinya sudah banyak yang retak, padahal proyek tersebut baru saja di
PHO (diserah terimakan oleh pemborong).
Proyek penataan
lingkungan pemukiman penduduk perdesaan tersebut dianggarkan dengan
nilai kontrak Rp 119.650.000 yang dikerjakan oleh CV. Tatik Jaya. Warga
sekitar yang mengetahui proyek tersebut rusak, sangat menyayangkan dan
sangat kecewa kepada rekanan yang berkerja tanpa menjaga mutu dan
kwalitas.
"Masa baru selelsai dikerjakan, belum lewat tahun
saja sudah retak dan hancur dimana-mana", ucap salah seorang warga
kemarin.
Sementara itu saat dikonfirmasi kepada Kabid
Penataan Lingkungan dan Perdesaan Ir. Suhartatik dan PPTK Proyek Moh.
Amin melemparkan persoalan ini kepada rekanan dan tidak mau komentar. "Silahkan langsung tanya Bapak Kadis saja, karesa saya tidak berani
komentar," kilahnya.



