Pungli di SMAN 1 Pandaan Berkedok Penjualan Kalender 2015

PASURUAN (BangsaOnline) - Pungutan liar (pungli) terjadi di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Pandaan. Cerdiknya, pungli dari SMAN 1 Pandaan tersebut diselimuti dengan penjualan kalender tahun 2015 oleh pihak SMAN 1 Pandaan terhadap para wali murid SMAN Pandaan yang berlangsung dalam acara pembagian raport di bulan Desember 2014 ini.

“SMAN 1 Pandaan adalah Lembaga Pendidikan berstatus Negeri di Kabupaten Pasuruan. SMAN 1 Pandaan bukanlah sebuah perusahaan percetakan yang memproduksi sebuah kalender untuk dijual dipasaran. Lha ini kok aneh, pihak SMAN 1 Pandaan di bulan Desember 2014 ini telah menjual sebuah kalender tahun 2015, dimana harga per kalendernya seharga Rp 20 ribu, dan dijualnya pun kepada para wali murid SMAN 1 Pandaan. Kami mengatakan penjualan kalender tahun 2015 oleh pihak SMAN 1 Pandaan ini adalah sebuah praktek pungli di SMAN 1 Pandaan yang berkedok menjual kalender tahun 2015 kepada para wali muridnya,“ terang Gunawan Kariyanto SH Ketua LSM Gantung.

Masih kata Ketua LSM Gantung, kenapa kami mengatakannya sebagai praktek pungli? “Harga per kalender tahun 2015, Rp 20 ribu. Apakah harga per kalender itu di percetakan juga sebesar Rp 20 ribu? Kami yakin, harga per kalender nya lebih rendah di percetakaannya ketimbang harga jual oleh SMAN 1 Pandaan ke wali muridnya itu. Nah yang jelas kan ada sisa uang atau kata lainnya ada keuntungan dari hasil penjualan kalender tersebut. Kemana uang keuntungan dari hasil menjual kalender itu? Berapa besarnya keuntungan dari hasil menjual kalender itu? Dan apakah penjualan kalender itu sudah ada rekomendasi ijin dari Bupati Pasuruan? Kalau tidak ada, kan jelas suatu pungli,“ pungkasnya.

Sementara itu, Zaenal, selaku Kepala Sekolah SMAN 1 Pandaan enggan berkomentar saat dimintai konfirmasi oleh BangsaOnline.com. "Saya tidak mau komentar, saya lagi sibuk", ucapnya singkat.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Pungli di SMAN 1 Pandaan Berkedok Penjualan Kalender 2015