SURABAYA (bangsaonline) - Mungkin belum banyak yang tahu apa itu cool sculpting. Proses Cool Sculpting adalah prosedur non bedah untuk mengurangi lemak dalam tubuh. Karena non bedah, proses coo sculpting aman dan efektifuntuk menghilangkan lemak dari tubuh.
dr Fifin Marini owner Profira Aesthetic & Anti Aging Clinic mengatakan, pengurangan lemak menggunakan proses cool sculpting di Jatim termasuk baru. “Di tempat kami, kami menamakannya Profira Cool Sculpting. Bisa untuk mengoreksi bagian tubuh yang berlemak dengan memanfaatkan teknologi pendingin,” ujar dr Fifin di Surabaya.
Ia menjelaskan, Profira Cool Sculpting adalah perawatan premium untuk bodi, tanpa sayatan atau proses bedah untuk mengurangi lemak sekaligus mengencangkan area yang diinginkan. Teknologi pendingin yang digunakan akan menciptakan sensasi dingin pada area tindakan sehingga prosesnya sangat nyaman.
''Metodenya sendiri disebut cryolipolysis. Untuk menghasilkan sensai dingin kami menggunakan alat. Kenapa memakai suhu dingin? Suhu dingin berfungsi menghancurkan lemak dalam tubuh. Ketika sel-sel lemak terkena dingin yang ekstrem saat metode dijalankan, lemak-lemak akan mulai mengurangi ukuran dan dalam jangka waktu tertentu lemak akan hilang, terurai secara alami,'' urai dr Fifin, didampingi dr Aji Bayu konsultan terapi.
Alat yang digunakan untuk menghasilkan sensasi dingin, kata dr Fifin, memiliki 5 bentuk sesuai dengan bagian-bagian tubuh yang biasanya terjadi penumpukan lemak. Antara lain, di bagian perut, paha atas, lengan atas. “Alatnya didatangkan dari Amerika dan sudah diaplikasikan di negara adidaya tersebut sejak 5 tahun lalu. Sedangkan di Indonesia sendiri baru di 2014,” sebutnya.
Lalu, seberapa efektif proses cool sculpting ini? Menurut dr Fifin, bagian tubuh yang sudah dikoreksi akan tetap bertahan ke bentuk yang ideal selama berat badan tubuh alami kenaikan tidak lebih dari 6 kilo gram.
“Perawatan bodi dengan teknologi pendingin ini tidak memerlukan waktu pemulihan sehingga seseorang dapat kembali melakukan rutinitas seperti biasa. Dari hasil penelitian, membuktikan bahwa prosedur ini dapat mengurangi lemak lebih dari 40 persen di area sasaran. Hasil maksimal terlihat setelah 3 minggu kemudian. Lemak pada area tindakan akan berkurang dan terjadi penurunan lingkar perut, lengan atau area lain yang dikerjakan. Untuk menjaga hasilnya, disarankan agar tetap mengatur pola makan dan rutin olahraga,'' paparnya.




