BangsaOnline.com - Pimpinan kelompok Dharm Jagran Manch, Rajeshwar Singh, membuat satu
pernyataan kontroversial. Ia menyatakan kelompoknya berencana untuk
menghapuskan Islam dan Kristen dari India pada akhir 2021.
"31 Desember 2021 merupakan akhir dari Islam dan Kristen di negara ini," ujar Rajeshwar.
Selain mengutarakan pernyataan kontroversial itu, Rajeshwar juga
membuat pernyataan pedas lain terkait Islam dan Kristen. Menurutnya,
Umat Muslim dan Kristiani pada dasarnya tak punya hak untuk tinggal di
India.
Menurutnya, apa ia utarakan merupakan suara India yang
sesungguhnya. Karena itu ia mejadikan penghapusan Islam dan Kristen di
India sebagai tujuan kelompoknya.
"Suara terdalam India telah bicara. Tunggu dan lihat saja. 31
Desember 2021 akan menjadi akhir dari Kristen dan Islam di negeri ini.
Kami akan mengakhiri Kristen dan Islam di negeri ini pada 31 Desember
2021. Ini tujuan kami," ujar Rajeshwar.
Selain mengutarakan
pernyataan kontroversial terkait penghapusan Islam dan Kristen dari
India, sebelumnya Rajeshwar beserta kelompoknya juga pernah melakukan
hal kontroversial lain yang masih menyangkut masalah keagamaan.
Rajeshwar menyatakan kelompoknya sedang merencanakan program pindah
agama massal di kota Aligarh pada saat perayaan Natal mendatang.
Dalam
program tersebut, Rajeshwar berencana untuk membuat umat Kristiani di
kota Aligarh berpindah keyakinan dan menganut agama Hindu. Program ini
langsung menimbulkan kemarahan banyak pihak di India. Banyaknya protes
dan kemarahan yang timbul, pelaksanaan rencana ini masih belum
diketahui.




