
TULUNGAGUNG (BangsaOnline) - Banyaknya daftar siswa siswi yang telah lulus tahun ajaran 2014/2015. Namun ironis, ternyata mereka juga belum sepenuhnya menerima ijazah asli. Sebab, mereka yang belum menerima ijazah ternyata memiliki tanggung jawab yang masih belum terselesaikan.
Pengakuan tersebut dikemukakan oleh salah satu ketua LSM atas dasar temuannya dilapangan. Selain itu, penahanan ijasah tidak hanya disatu sekolahan saja melainkan 5 sekolah yang berada diwilayah kabupaten Tulungagung. Namun, sebagian besar adalah sekolah swasta.
Ketua LSM Peduli Pendidikan Anak (Pepena) Tulungagung, Edi Siswanto, menjelaskan bahwa sedikitnya dalam tiap sekolah tersebut terdapat 5 kasus penahanan ijazah yang dilakukan oleh pihak sekolah. Selain itu, mereka yang ditahan ijazahnya adalah siswa-siswi yang secara ekonomi kurang mampu.



