MEA Momen Perluas Campina di Wilayah Asean

SURABAYA (bangsaonline) - Pada usianya yang ke 42 tahun, PT Campina Ice Cream Industry kembali meluncurkan logo baru. Logo ini merupakan perubahan yang ke 5 kalinya dilakukan oleh Campina sejak tahun 1972. Diharapkan perubahan logo ini akan memberi semangat baru serta mampu meningkatkan kinerja perusahaan ice cream terkemuka ini menghadapi persaingan global Asean Economic Community (AEC)atau yang lebih dikenal dengan nama Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

Bahkan Campina yakin MEA bukan menjadi kendala untuk memperluas jaringan pemasaran di 9 negara Asean tersebut. ”MEA adalah momen yang paling tepat bagi Campina untuk memperluas jaringan pemasaran di negara lain di kawasan Asean, karena rencana jangka panjang kami memang akan menjajaki pasar Asean,” terang Samudera Prawirawidjaja, Direktur operasional PT Campina Ice Cream Industry saat jumpa press kemarin di pabrik Campina, kemarin (27/11).

Samudera menambahkan, potensi pasar di Indonesia sebenarnya sangat bagus, mengingat iklim di Indonesia yang panas sehingga memicu keinginan masyarakat untuk mengkonsumsi es, dan bagi masyarakat menengah atas, ice cream merupakan hidangan yang paling nikmat disamping memiliki gizi yang baik.

”Hanya saat ini konsumsi es krim di Indonesia hanya mencapai 0,6 liter per kapita pertahun, dan angka ini masih terbilang sangat rendah disbanding Malaysia yang sudah mencapai 2,1 liter per kapita pertahun dan Australia merupakan negara yang sudah sangat maju sehingga masyarakatnya memahami kebutuhan gizi dan susu di dalam es krim, masyarakat yangmengkonsumsi es krim mencapai 17,6 liter per kapita per tahun,” sambung Samudera.

Samudera memiliki keyakinan bahwa potensi bisnis es krim ini masih sangat menjanjikan. Karena Campina berkomitmen untuk memberikan produk yang berkualitas kepada konsumen melalui pemantauan ketat kualitas produk yang dihasilkan. ”Inovasi produk, pemilihan bahan baku terbaik dan proses produksi yang telah berstandar ISO merupakan jaminan kualitas yang diberikan Campina kepada masyarakat. Dalam setahun Campina meluncurkan 5-6 produk baru, tujuannya adalah menciptakan exhement kepada konsumen. Dan saat ini Campina memiliki 70-80 varian produk dari sisi bentuk dan rasa,” papar Samudera.

Dengan masih besarnya potensi pertumbuhan konsumsi es krim, Campina masih akan fokus untuk memenuhi permintaan es krim dalam negeri. ”Kami fokus di dalam negeri dulu karena dalam waktu dekat ini Campina akan memperluas kapasitas produksi dan melakukan ekspansi pasar di luar pulau Jawa. Kami akan mulai membangun kantor cabang di beberapa kota besar di Indonesia. Setelah mampu mempertahankan pasar dalam negeri, kami baru akan merambah ke negara tetangga, karena itu moment MEA adalah sarana bagi kami untuk bisa menjajaki minat para konsumen luar negeri. Meskipun Campinan adalah produk local asli Surabaya, namun kualitas produk kami tidak kalah dengan perusahaan multinasional pesaing kami. Kami masih menang di persaingan harga, di kualitas produk dan juga jaringan dalam negari,” pungkas Samudera.


MEA Momen Perluas Campina di Wilayah Asean