Minim Stok, Harga Beras di Tuban Naik

Minim Stok, Harga Beras di Tuban Naik

TUBAN (bangsaonline) - Minimnya stok beras pada musim tanam membuat harga beras di beberapa pasar di Tuban merangkak naik. Seperti yang dikatakan Suharto (45), salah satu pedagang beras di pasar tradisional, Jalan Gajahmada Tuban saat ditemui Selasa (25/11/2014). 

Ia mengatakan, kenaikan harga beras sudah terjadi sebelum harga Bahan Bakar Minyak (BBM) naik. Kenaikan tersebut sebesar dua ratus hingga lima ratus rupiah per Kilogramnya.

"Naiknya sedikit-sedikit mas tapi terus menerus, pas BBM naik kemarin juga langsung terjadi kenaikan Rp 300 rupiah perkilonya,” ungkapnya.

Menurut Hartono, penyebab kenaikan harga beras dipasaran bukan karena naiknya harga BBM. Namun, disebabkan minimnya pasokan dari petani memasuki musim tanam padi. Sementara itu stok lama kia menipis. "Di gudang biasanya sampai penuh, ini tinggal setengah, hari ini semestinya juga ada kiriman tapi belum datang,” tandasnya.

Saat disinggung harga beras, Hartono mengungkapkan, harga beras kualitas biasa dipatok Rp7.800 per kilogramnya. Padahal jenis biasa tersebut awalnya hanya Rp 6.800-7.400 perkilogramnya. Beras kualitas medium dari harga Rp 7.900 perkilogramnya naik menjadi Rp8.200. Sedangkan untuk harga beras dengan kualitas super atau beras poles mencapai Rp 9.400 per kilogramnya dari harga sebelumnya yaitu Rp 9.000.

"Panen padi sudah jarang, BBM juga naik, otomatis juga menaikan harga angkut maupun ongkos giling padi, makanya saat ini diperidiksi harganya naik terus,” paparnya.


Minim Stok, Harga Beras di Tuban Naik