TUBAN (bangsaonline) - Ribuan orang mengikuti tahlil kubro dalam rangka haul Sunan Bonang Tuban di kompleks makam Sunan Bonan Kelurahan Kutorejo Tuban, Kamis (20/11/2014).
Ketua Yayasan Mabarrot Sunan Bonang KH Ahmad Mundzir mengatakan, tahlil kubro dimulai dari iring-iringan bupati, wakil bupati, pengurus yayasan, tokoh masyarakat dan alim ulama. Dengan berjalan kaki dari Pendopo Kridho Manunggal menuju makam mereka diiringi musik hadrah menuju ke Makam Sunan Bonang. Kemudian setelah dikompleks makam rombongan tersebut didampingi para habaib, ulama dan ribuan jamaah yang hadir dari penjuru nusantara, lalu melakukan membaca surat yasin dan tahlil bersama.
"Tadi kami jalan kaki dari pendapa, menuju ke makam, setelah itu melakukan tahlilan dan membaca surat Yasin secara bersama-sama," kata pria yang juga ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Tuban ini.
Bupati Tuban H Fathul Huda berharap dengan memperingati haul diharapkan umat muslim bisa melihat perjuangan Sunan Bonang dalam menyebarkan agama Allah di Tanah Jawa. Sebab Sunan Bonang merupakan salah satu Wali Allah yang paling disegani dari Wali Songo yang lain dan kondang saat menyebarkan agama islam.
"Dalam berdakwah Sunan Bonang atau Raden Makdum Ibrahim sering mempergunakan kesenian rakyat untuk menarik simpati masyarakat, yaitu berupa seperangkat gamelan yang disebut Bonang. Begitulah cara berdakwah yang dijalankan penuh kesabaran," ungkapnya.
Memaknai Perjuangan Sunan Bonang inilah dalam mewujudkan Tuban Bumi Wali, Pemkab berupaya menggalakkan nilai-nilai beragama diantara masyarakat Tuban dengan meminimalisir bentuk kemungkaran seperti PSK, miras dan lainnya. Sehingga untuk mewujudkan itu sangat dibutuhkan dukungan semua Masyarakat Tuban.



