Mentan: Rp 15 Triliun untuk Rehabilitasi dan Bangun Irigasi

LAMONGAN (bangsaonline) – Mentan Amran Sulaiman menyampaikan telah menyiapkan anggaran Rp 15 Triliun sebagai bentuk kompensasi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang telah diumumkan pemerintah.

Ia menyampaikan hal itu saat mengunjungi lahan pertanian di Dusun Melaten Desa Bandungsari Kecamatan Sukodadi/Lamongan Selasa (18/11/2014). Selain itu, dia juga mengunjungi saluran irigasi pertanian di Dusun Srampat, Desa Klagensrampat Kecamatan Maduran.

"Tujuan saya kesini ini untuk langsung bertanya kepada user, para petani, apa yang dibutuhkan. Karena kalo tidak sesuai yang dibutuhkan petani, negara rugi, bantuannya juga tidak bisa dimanfaatkan oleh petani," ungkapnya pada wartawan disela-sela kunjungannya.

Dan anggaran kompensasi Rp 15 Triliun ini akan dipakai untuk merehabilitasi dan membangun jaringan irigasi, alat dan mesin pertanian. Dan untuk mewujudkan hal itu, pihaknya juga mengundang instansi lain seperti kementerian pekerjaan umum.

Saat blusukan di Desa Bandungsari Kecamatan Sukodadi, Amran Sulaiman menjanjikan selain membangun jaringan irigasi, juga menjanjikan akan menambah bantuan alat pertanian. Saat di

Dusun Srampat, Desa Klagensrampat Kecamatan Maduran, Amran sempat meninjau jaringan irigasi yang mengalirkan air dari Sungai Bengawan Solo menggunakan pompa air.

Dan pada kesempatan itupula, dirinya langsung mendapatkan penjelasan dari Bupati Fadeli soal saluran irigasi, serta para petani yang telah menunggunya sejak pagi hari.

"Nanti anggaran pertanian dari kompensasi kenaikan harga BBM bersubsidi akan digunakan untuk pompa air dan irigasi seperti ini,” ucap Amran.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: