Penduduk Tuban Termiskin Ke-7 di Jatim

Penduduk Tuban Termiskin Ke-7 di Jatim

Umur ke-721, Penduduk Tuban Masih Termiskin Ke-7 Di Jati

TUBAN (bangsoanline) - Meski Kabupaten Tuban sudah tua dan berumur ke-721, namun penduduknya masih tergolong termiskin peringkat 7 dari 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur.

Padahal jika ditinjau dari Sumber Daya Alamnya (SDA), Tuban seharusnya menjadi wilayah penuh lapangan pekerjaan dan bisa mengentas kemiskinan. Namun realnya, saat ini masyarakat Tuban masih terpuruk diambang kemiskinan.

"Kami akui empat tahun lalu memang Tuban daerah yang cukup minus, dan menempati urutan ke-4 daerah termiskin di Jawa Timur. Tapi saat ini bisa menempati urutan ke-7 setalah program gematumaskin itu bergulir," ujar Wakil Bupati Tuban Ir Noor Nahar Husein

MSi di.

Menurutnya, dalam tiga tahun terakhir ini pemkab berhasil menurunkan angka kemiskinan sekitar 3 persen. Jika dibandingkan pada sebelumnya, kemiskinan di Tuban sebesar 21 persen dari sekitar 1 juta penduduk bumi wali.

"Kita akan terus berusaha bersama masyarakat untuk menekan angka kemiskinan di Tuban dengan melalui program gematumaskin yang kami gagas sejak beberapa tahun yang lalu," tambahnya.

Menanggapi kemiskinan di Tuban, Wakil Rois Suriyah PCNU Tuban, KH Ahmad Mundzir mengungkapkan, untuk mengentas kemiskinan di Tuban pemerintah tak cukup menggerakan program gematumaskin saja. Akan tetapi, pemkab harus mengoptimalkan potensi yang ada disetiap kecamatan guna mengentas kemiskinan tersebut. Potensi yang harus digali mulai hasil produksi alam, tempat wisata hingga Sumber Daya Manusianya. Jika hal tersebut dioptimalkan, maka Tuban dapat keluar sebagai penduduk termiskin di Jatim.

"Semua potensi yang ada di Kabupaten Tuban jika dioptimalkan, pasti penduduknya tak akan miskin," kata pria yang juga pketua Yayasan Mabarrot Sunan Bonang Tuban ini.

Menurutnya, untuk mengentas kemiskinan tak hanya pemerintah saja yang bertindak. Tetapi, masyarakatnya pun harus berupaya bagaimana caranya agar mereka bisa mendapatkan kehidupan yang layak. Sehingga ada kesinambungan antara pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama keluar dari kemiskinan.

"Satu lagi, jika ingin keluar dari kemiskinan, pemerintah dan masyarakanya harus bersama-sama menghilangkan kemungkaran yang ada di bumi wali ini. Sebab, rahmat Allah akan turun jika pemerintah dan masyarakatnya itu melakukan hal yang baik dan terpuji," tutupnya.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: