Korban Keracunan Massal Pekerja Galian Bertambah 33 Orang

Korban Keracunan Massal Pekerja Galian Bertambah 33 Orang
KEDIRI (bangsaonline) -  Jumlah pekerja galian kabel komunikasi di Kabupaten Kediri Jawa Timur yang mengalami keracunan massal terus bertambah. Puskesmas Ngadiluwih kembali menerima enam orang pasien. Sehingga total korban keracunan yang dirawat menjadi 33 orang.

Sapuan, salah seorang korban mengaku, masih mengeluhkan diare dan sakit kepala. Pria asal Purwodadi, Jawa Tengah ini mengaku kondisinya masih sangat lemah, karena semalam harus buang air besar hingga enam kali. “Tadi malam buang air besar enam kali, pagi ini tadi satu kali. Perut rasanya masih mulas dan kepala masih pusing,” ujar Sapuan di ruang Melati Puskesmas Ngadiluwih, Sabtu (8/11/2014) pagi.

Sapuan mengaku, jika sebelumnya hanya 27 orang teman sesama pekerja galian yang masuk ke Puskesmas. Tetapi saat ini bertambah menjadi 33 orang. Ada enam orang karyawan yang masuk, Jumat (7/11/2014) malam dengan keluhan yang sama yaitu, mual, mulas, sakit kepala dan muntah-muntah. “Saya sendiri juga tidak tahu, apa yang menyebabkan kami keracunan seperti ini. Memang, sebelumnya saya makan nasi lodeh. Tetapi makanan tersebut masih bagus,” ungkapnya.

Hal yang sama diungkapkan Parni, pekerja lain yang juga berasal dari Purwodari Jawa Tengah. Parni mengaku, buang air besar secara terus menerus, dan perutnya terasa sakit.

Ketika ditanya apakah penyebab keracunan itu karena radiasi kebel telekomunikasi yang dipasang? Menurutnya, bukan. Sebab, selama ini ia dan teman-temannya sudah bekerja di berbagai tempat dan tidak pernah mengetahui adanya radiasi dari kabel telekomunikasi tersebut. “Kalau radiasi saya kira kok bukan. Soalnya, tidak ada radiasi yang ditimbulkan dari kabel tersebut. Memang, ada satu kabel yang menancap ke tanah. Itupun tidak menimbulkan radiasi. Kalau kemudian ada yang menyebut karena makanan, saya sendiri juga belum tahu,” kata Parni.

Sampai saat ini, ke-33 orang korban keracunan massal masih menjalani perawatan di Puskesmas Ngadiluwih. Mereka dirawat di dalam tiga ruangan secara berjajar. Disisi lain, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab dari keracunan massal tersebut. 


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Korban Keracunan Massal Pekerja Galian Bertambah 33 Orang