LAMONGAN (bangsaonline) - Polisi mengamankan 20 orang yang diduga anggota Perguruan Silat Setia Hati Terate (PSHT) yang lakukan konvoi di dalam kota Lamongan, kemarin malam (6/11/2014).
Tidakan ini dilakukan polisi setelah mendapat laporan dari masyarakat yang resah akan aksi konvoian yang dilakukan para ABG ini. "Apa di perguruan gak diajarkan cara bersopan santun dalam berkendara? Masa naik motor mbleyer-bleyer seolah jalan milik mereka," ungkap Junari (30) warga Jalan Wahidin.
Kapolres Lamongan AKBP Solekan melalui Kabag Ops Kompol Mukti Arief SAS yang dikonfirmasi membenarkan diamankannya para pendekar ini. "Berdasarkan kesepakatan di polres, untuk acara pengukuhan/pengesahan anggota PSHT tidak ada konvoian," jelasnya.
Apalagi pengukuhan /pengesahan
anggota PSHT sudah disepakati dilakukan di padepokan mereka di Desa Menongo,
Sukodadi.
"Jika ada konvoian maka akan kami amankan seperti para ABG yang terjaring
operasi. Selanjutnya mereka ini akan didata dan sepada motornya akan kita tahan
dan tilang agar mereka jera dan tidak lakukan aksi serupa," jelasnya.
Sementara itu, Adji, salah satu peserta konvoi mengaku kalau aksinya dilakukan
hanya ikut-ikutan. "Saya hanya ikut teman keliling kota setelah itu akan
ke padepokan," ujar ABG yang mengaku dari Desa Paji Kecamatan Pucuk.




