Telur Kakek Sinin Tak Bisa Matang Meski Direbus, Lurah Heran

JAKARTA(BangsaOnline) Geger kabar tentang seorang kakek bernama Sinin (62) di Jakarta Utara yang bisa bertelur terus mendapat perhatian publik. Aparat kelurahan pun segera merapat ke lokasi melakukan pengecekan. Tak terkecuali Lurah Penjaringan, Jakarta Utara, Suranta.

"Ini kata tetangga bener ini. Tadi saya habis dari rumahnya, mungkin dia punya ajian kayaknya," kata Suranta, Kamis (6/11/2014).

Suranta pun tak menyangka ada orang bisa bertelur. Dia sudah mencari informasi tentang Sinin.

"Jadi itu sejak '98, dia di kampungnya bertelor keras seperti batu. Dulu pernah dibawa ke RSCM sama Polsek Tambora itu telurnya," jelas Suranta.

Suranta hingga kini belum berniat membawa Kakek Sinin ke rumah sakit untuk dirawat. "Sudah diperiksa sehat semuanya, malah disuruh berobat ke alternatif," imbuh dia.

Sepintas, dari segi ukuran dan warna, telur itu mirip dengan telur ayam. Cangkangnya pun rapuh dan mudah pecah bila terkena benturan. Lalu, apa bedanya?

"Isinya sama kayak telur ayam lain. Tapi kalau (direbus) dalam beberapa menit yang lain bisa matang, yang ini nggak matang-matang," kata Sunarto (40), anak dari Sinin, saat ditemui di rumahnya, Penjaringan RT 03/12, Jakarta Utara, Kamis (6/10/2014).

Sunarto pernah mencoba merebus telur tersebut beberapa waktu lalu. Hasilnya, setelah satu jam, telur itu masih cair. Sementara Sinin tak mau membuka telur tersebut dan selalu membuangnya.

Hingga kini, Sinin masih terkulai lemas di kasur. Biasanya, telur itu keluar tiga bulan sekali, namun entah kenapa satu bulan ini keluar hingga tiga kali.

Menurut pengakuan Sinin, fenomena ini sudah terjadi sejak tahun 1998. Dia sempat ke dokter untuk melakukan pemeriksaan, namun tak ditemukan sesuatu hal yang aneh secara medis.

Sejauh ini, belum ada bukti ilmiah berupa video yang menunjukkan proses keluarnya telur dari tubuh Sinin. Belum ada juga ahli atau pakar yang bisa menjelaskan fenomena tersebut.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Telur Kakek Sinin Tak Bisa Matang Meski Direbus, Lurah Heran