Pantau Kelud, Dandim dan Wabup Kediri Sambangi Kawah

KEDIRI (bangsaonline) - Guna memantau kondisi terkini dan menyiapkan langkah-langkah ke depan, Dandim 0809 Kediri Letkol Inf Heriyadi bersama Wakil Bupati Kediri Masykuri melakukan peninjauan ke kawah Gunung Kelud, Jumat (21/3/2014) lalu.


Menurut pengamatan Dandim, pasca terjadinya erupsi, Kamis 13 Februari 2014 lalu, kondisi Gunung Kelud berubah total. Yang dulunya menjadi obyek wisata dengan fasilitas lengkap sekarang berubah menjadi padang pasir. Selain itu, prasarana yang dibangun seperti jembatan, lampu penerangan dan rest area sekarang menjadi rusak dan hancur.

Dalam kunjungannya ke kawah Kelud yang juga didampingi petugas badan PVMBG ini, pihaknya menghimbau masyarakat tetap waspada. Sebab, masih banyak material yang berada di puncak, dan bisa turun apabila disertai hujan lebat di puncak Kelud. "Dengan mengetahui situasinya langsung dari kawah gunung kelud yang begitu banyak materialnya, kita bisa memprediksikan 8 titik aliran sungai yang akan dilewati terutama 2 titik yang berat yaitu kali pulo yang mengarah ke Pare dan Kali bladak kemungkinan yang mengalir ke Blitar," terang Letkol Inf Drs. Heriyadi MSi, Sabtu (22/3/2014).

Dengan begitu Kodim 0809 Kediri memberikan atensi, khususnya penempatan personil-personil mulai di titik puncak untuk memonitor curah hujan yang informasi tersebut disampaikan ke Dandim lalu dialirkan ke pos Pemkab, lalu ke beberapa relawan yang sudah ditunjuk lalu ke Babinsa untuk disampaikan langsung ke masyarakat untuk tidak dekat di bantaran sungai yang nantinya dilewati oleh lahar dingin.

"Harapannya agar warga tetap selalu waspada jika hujan turun untuk tidak di sekitar sungai yang dialiri oleh lahar dingin. Jika sungai meluap akibat lahar dingin, warga yang berada di sekitaran lahar dingin akan segera dilakukan evakuasi oleh para personil-personil yang tetap disiagakan," harap Heriyadi.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: