Incar Pelancong Surabaya, SIA Tawarkan Wisata Jerman-Austria

SURABAYA (BangsaOnline) – Maskapai Singapore Airlines (SIA) tengah membidik pelancong Surabaya dengan menawarkan paket wisata ke Jerman dan Austria. Upaya itu dilakukan dengan mengandeng Bandara Changi Singapura dan Munich Airport, Jerman.

Paket wisata tiga kota yakni Munich sebagai ibukota Bavaria (Jerman), Tirol dan Salzburg yang masing-masing berada di Austria, dikenalkan dalam sebuah Seminar Pariwisata Munich, di Surabaya, Senin (27/10/2014). “Kami optimistis bisa minimal 20 persen mendapatkan penumpang sepanjang acara yang digelar di Surabaya,” cetus General Manager SIA Indonesia, Vinod Kannan.

Dia menyatakan optimisme itu tak lepas dari acara serupa di Jakarta yang mampu mendapatkan penumpang mencapai 2.500. Dia menjelaskan, dalam paket wisata ini, wisatawan yang berangkat dari Surabaya, tidak perlu ke Jakarta. Sebab mereka bisa langsung terbang dari Bandara Juanda.

Selain itu, penerbangan Surabaya-Jerman ini, dilakukan hanya sekali transit.“Transit di Singapura 2-3 Jam, setelah itu langsung berangkat menuju Munich Airport,” ungkapnya.
Tahun lalu, menurutnya, kunjungan wisatawan asal Indonesia ke Munich meningkat 32,3 persen atau setara dengan 320.697. Sedangkan kunjungan ke Tirol tumbuh 11,7 persen dan kunjungan ke Salzburg mencapai 22,9 persen.

SIA dan Munich Airport dalam hal ini mereka menawarkan wisata belanja kristal swarowski yang cukup popular di Eropa, selain sejumlah destinasi lainnya, misalnya menara lonceng, BMW Museum, The English Garden dan keindahan tambak garam yang mana di Jerman dilakukan di dalam lorong seperti penambang emas.

Head of Travel Industry and Hub Marketing Aviation Munich Airport, Florian Poetsch, mengungkapkan, hingga akhir tahun ini cukup banyak wisatawan asal Asia Tenggara. “Namun yang paling banyak berkunjung dari Asia Tenggara adalah wisatawan asal Indonesia,” ungkapnya dalam kesempatan yang sama.

Florian menambahkan, wisatawan Indonesia memiliki kebiasaan yang berbeda-beda. Ada yang suka berbelanja dan wisata alam. “Tapi yang berkunjung di sana banyak yang berbelanja kristal sepanjang kunjungan ke Munich, Salzburg, maupun Tirol,” pungkasnya.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: