BONDOWOSO (BangsaOnline) β Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengan (UMKM) di Kabupaten Bondowoso kecewa dengan stan pameran yang disediakan Pemerintah Kabupaten setempat, dalam acara Festival Muharram. Sebab stan yang ada dianggap cukup kecil untuk sebuah pameran.
Selain itu, peserta pameran juga mengeluhkan terbatasnya waktu untuk mendekorasi stan. Mereka hanya diberi waktu sehari menjelang pameran yang dimulai Sabtu (25/10/2014) hari ini.
Fitri, salah seorang pelaku usaha mengeluhkan terbatasnya waktu untuk mendekorasi stan.
Hingga hari ini saja masih banyak stand pameran
yang belum siap.βStannya kurang besar,
inginnya bisa dua stan supaya bisa menampilkan semua produk yang kita punya.
Selain itu kurang waktu untuk menghias stan, harusnya kan sudah siap sejak h-2,
tapi kita baru dapat info pagi tadi,β ujar Fitri kepada wartawan, Sabtu
(25/10/2014).
Fitri juga mengeluhkan tindakan diskriminatif yang
dilakukan oleh Dinas Koperasi dan Perdagangan dalam pembagian stan pameran kepada UMKM. Menurutnya, ada beberapa pelaku usaha yang dekat dengan kepala dinas, akhirnya mendapatkan stan lebih dari satu.
Sementara itu, keluhan serupa disampaikan
oleh perajin alat musik tradisional, Muhammad Halil. Menurutnya, stan yang
disediakan hanya mampu menampung sedikit dari produk alat musik buatannya. Minimnya
waktu yang diberikan oleh dinas terkait membuat persiapan pelaku UMKM mengikuti
pameran juga tidak maksimal.
Festival Muharram ini merupakan agenda tahunan Pemkab Bondowoso untuk memperingati tahun baru 1 Muharram. Acara dengan anggaran Rp 1 Miliar lebih iini akan menampilkan berbagai budaya dan kesenian serta produk unggulan Bondowoso serta akan dilaksanakan selama 15 hari mulai 25 Oktober hingga 9 Nopember mendatang.



