LAMONGAN (bangsaonline) - Achmad Hendri Susilo (20) warga Desa Sugio RT03 RW 01 Kecamatan Sugio tewas seketika akibat nekat menerobos perlintasan kereta api (KA) tak berpenjaga di Dusun Plalangan Desa Plosowahyu Kecamatan Lamongan, kemarin (15/10). Saat ditemukan kondisi tubuh korban tidak utuh lagi dan tubuhnya terseret 25 meter bersama sepada motornya yang dalam kondisi remuk.
Keterangan yang dihimpun, korban tewas setelah nekat menerobos lintasan tak berpenjaga.
Sumantri (52) warga setempat menyatakan saat itu korban yang mahasiswa Stikes Muhammadiyah semester satu Lamongan ini keluar dari kampus yang terletak di utara rel KA.
Saat itu ia mengendarai sepeda motor Honda S5379LE dari arah utara ke selatan.
"Sekitar pukul 15.00 wib ada dua motor, satu motor sempat berhenti dan memberitahu kalau ada kereta yang akan lewat dari arah barat tetapi motor korban tetep nekat masuk," ungkapnya.
Padahal warga juga sudah memperingatkan ada kereta api dari arat barat ke timur. Petugas yang datang kelokasi kemudian melakukan evakuasi, mayat korban dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Perwira Humas Polres Lamongan, Kompol Arie Mukti SAS yang dikonfirmasi membenarkan adanya kecelakaan tersebut. "Kita berharap masyarakat berhati-hati utamanya jika melewati lintasan KA tak berpenjaga," tandasnya.




