LAMONGAN (bangsaonline)-Keunikan warga Desa Dagan Kecamatan Solokuro menarik perhatian tim penilai Gotong Royong tingkat Propensi Jatim. Desa yang terletak di utara Lamongan ini kini ditetapkan masuk tiga besar dalam Lomba Gotong Royong tingkat Jatim. Hal ini disampaikan tim penilai yang diterima Bupati Lamongan Fadeli dan Sekkab Lamongan Yuhronur Effendi di Guest House Pemkab, Jum’at (21/3/2014).
“Tujuan kami ke Lamongan bersama rombongan besar ini adalah untuk mencari yang terbaik diantara tiga besar. Nantinya, desa terbaik akan mewakili Jatim di tingkat nasional. Sehingga kami akan cukup serius dalam melakukan penilaian, " ujar Suriaman, yang saat itu memimpin Tim Penilai Lomba Gotong Royong Tingkat Jatim.
Kata Suriaman, Lamongan adalah yang pertama dinilai di antara tiga desa lainnya. “Selain Lamongan, yang masuk tiga besar adalah Surabaya dan Pacitan,” beber Suriaman, yang juga Kabid Kelembagaan pada Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas) Pemprov Jatim itu.
Ada
empat penilaian yang menjadi acuan juri. Yakni bidang lingkungan, sosial budaya,
agama dan ekonomi. Sehingga tim juri juga terdiri dari lintas Satuan Kerja
Perangkat Daerah (SKPD).
Bupati Fadeli menyatakan penduduk Desa Dagan terkenal agamis. Selain itu, desa
di Kecamatan Solokuro tersebut juga memilki tingkat partisipasi masyarakat yang
sangat tinggi.
Kata Fadeli, saat ini warga Desa Dagan sedang membangun tempat ibadah dengan
total biaya yang dibutuhkan mencapai Rp 2,5 miliar. Dan dana pembangunannya
adalah dari swadaya masyarakat.
Selain itu, desa Dagan yang dipimpin oleh Warjidan itu, memiliki Sistem
Keamanan Rakyat yang dibentuk secara gotong royong atas seringnya terjadi kasus
pencurian hewan ternak pada medio 2001-2010.




