Debit Air Bengawan Solo Menyusut, Pasokan Air PDAM Terancam

Debit Air Bengawan Solo Menyusut, Pasokan Air PDAM Terancam

LAMONGAN (bangsonline) - Menyusutnya debit air sungai Bengawan Solo mengancam pasokan air PDAM Lamongan. Pasokan air bersih ke ratusan pelanggan terancam bahkan mati total untuk sepekan mendatang.

Direktur PDAM Lamongan Maksum yang dikonfirmasi membenarkan ancaman gangguan tersebut.
"Air baku PDAM satu-satunya mengambil dari Bengawan Solo, namun saat ini debit airnya menyusut secara drastis," ungkapnya. Akibatnya mengganggu pasokan air baku yang akan disalurkan ke sejumlah pelanggan.

Ia mengatakan, musim kemarau yang panjang ini mengakibatkan pengurangan debit air yang dibutuhkan. "Biasanya PDAM membutuhkan 250 liter perdetik akan tetapi dimusim kemarau saat ini kami hanya mampu menyedot air sungai Bengawan Solo hanya 140 liter per-detik," jelasnya.


Dengan berkurangnya air baku dan penyusutan sungai bengawan maka air yang diolah menjadi air bersih jelas berkurang juga. "Saat ini PDAM bekerja keras untuk mencukupi ketersediaan air baku yang akan diolah menjadi air PDAM termasuk dengan menurunkan pompa penyedot," ungkapnya.

Harapan satu-satunya adalah turunnya hujan diwilayah hulu sungai yang akan meningkatkan debit air bengawan solo.