
GRESIK (bangsaonline) - Bupati Gresik Sambari Halim Radianto memastikan memastikan tidak ada uang sepeserpun uang yang masuk ke kantongnya dari oknum pemerintah yang meminta-minta sejumlah uang ke calon perangkat maupun CPNS.
“Bagi saya, meminta-minta uang dari rekrutmen perangkat maupun CPNS itu hukumnya haram. Bisa dicek dan dibuktikan, apa saya pernah meminta uang dari itu,” kata Samhari, menanggapi kabar kalau ada sejumlah oknum pemerintah di lingkup Pemkab Gresik meminta-minta sejumlah uang kepada calon perangkat desa saat rekrutmen perangkat desa beberapa bulan lalu.
Ia mengaku, dirinya memang mendengar ada kabar, kalau pada saat rekrutmen perangkat desa ada oknum yang ditengarai bermain. Ada yang meminta uang antara Rp 5-10 juta kepada para calon perangkat desa. Jika calon yang ikut rekrutmen itu tidak lolos, maka uang dikembalikan dengan dalih perangkat tersebut tidak masuk spesifikasi. Namun sebaliknya, kalau peserta calon perangkat itu lolos, maka sejumlah uang yang diminta tersebut dimasukkan kantong (diambil).“Oknum yang meminta uang seperti ini namanya grandong,” sebutnya.
Sambari pun mengungkapkan, jika dirinya mau melakukan hal seperti itu untuk mengembalikan modal saat Pilkada (pemilihan kepala daerah) 2010 lalu, sangatlah muda. Misalnya, Pilkada menghabiskan Rp 20 miliar, nah pada saat rekrutmen CPNS, uang sebesar itu sangat muda bisa dikembalikan.
“Caranya gimana, ya kalau Gresik saat rekrutmen CPNS formasinya ada 150 orang, untuk peserta minimal ijazah SMA dikenakan masing-masing Rp 100 juta pasti diterima, maka sudah rebutan. Tinggal dikalihkan saja 100 juta kali 150, sudah ketemu Rp 15 miliar atau bahkan bisa lebih dari itu jika formasinya lebih banyak dan ijazahnya lebih tinggi dari itu,” terang dia.
Ia menambahkan, jika dirinya bersama Wabup Moch Qosim ingin memerkaya diri sendiri saat memimpin Gresik selama 5 tahun, maka dirinya bersama wabup akan merampok hasil kekayaan Gresik. Namun, hal itu tidak dilakukannya. “Saya dan pak Wabup (Moch Qosim) sudah komitmen memimpin Gresik diniati untuk ibadah,” katanya.



