SIDOARJO (BangsaOnline) - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Bungurasih Kecamatan Waru, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (13/10/2014). Sebuah bus Harapan Jaya, AG 7900 UR , jurusan Surabaya-Trenggalek terguling.
Akibat kejadian itu, tujuh penumpang bus tewas di lokasi kejadian. Sedangkan puluhan penumpang lainnya terluka berat dan ringan. Informasi yang dihimpun, kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 04.30 WIB. Hingga berita ini diturunkan, si sopir kabur dan belum diketahui keberadaannya.
Hanif,
seorang penumpang menjelaskan jikabus
sempat berkejar-kejaran dengan bus lainnya, sejak keluar dari Terminal
Purabaya, Bungurasih, Kecamatan Waru. "Bus itu sudah balapan sejak keluar dari Terminal Purabaya.
Kecepatannya diperkirakan mencapai 90 Km," kata Hanif salah satu penumpang
Bus Harapan Jaya yang selamat kepada wartawan di lokasi kejadian.
Penumpang berusia 28 tersebut menambahkan, Bus Harapan Jaya melaju kencang
bersamaan dengan Sumber Kencono. Rupanya Bus Harapan Jaya tidak bisa
mengendalikan kemudi dan menabrak pembatas jalan dan penerangan jalan umum di
sekitar Mahmil Medaeng."Bus yang saya tumpangi itu memang kencang dan dipepet sama Bus Sumber
Kencono. Sopir tidak bisa kendalikan kemudi, bus langsung terguling,"
tambah Hanif. Saat kejadian, bus melaju arah barat.
Informasi sementara, total penumpang di dalam Bus Harapan Jaya sebanyak 54 orang. Dari 54 penumpang, 7 orang tewas. Sedangkan penumpang lainnya mengalami luka berat dan ringan. Korban yang tewas langsung dibawa ke RSUD Sidoarjo, sedangkan korban luka dirujuk ke RS Bhayangkara Polda Jatim dan RSU dr Soetomo.
Sementara itu, saat bus Harapan Jaya jurusan Surabaya-Trenggalek nopol AG 7900 UR terguling, sopir melarikan diri. Sopir diketahui bernama Teguh Harianto (39) diketahui melarikan diri setelah kejadian melalui kaca depan yang pecah.
Polisi hanya mengamankan kenek dan kondektur bernama Darma. Polisi juga melakukan olah TKP di lokasi. "Si sopir melarikan diri, tapi yang sudah kita amankan kenek dan kondektur. Sekarang masih kita periksa di Polres Sidoarjo," kata Kasat Lantas Polres Sidoarjo AKP Budi Setiono kepada wartawan, Senin (13/10/2014).
Ditanya soal kronologi kejadian, AKP Budi Setiono menyatakan, pihaknya masih berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan, tim labfor Polda Jatim setekah melakukan olah TKP. Sementara korban tewas dan luka sudah dibawa ke rumah sakit. "Saat ini kita masih memburu sopir," tandas AKP Budi Setiono.




