Dongkrak Produksi, Petani Sidoarjo Terima Bantuan Mesin Tanam Padi

SIDOARJO (BangsaOnline) - Sejumlah petani tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Tani Tekun di Desa Wonoplintahan Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur menerima bantuan satu unit "Indo Jarwo Transplanter", mesin tanam padi hasil karya Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian (BBP Mektan) Badan Litbang Pertanian.

Bantuan mesin tanam padi itu diserahkan dalam sebuah acara sederhana, di sekretariat Gapoktan Tani Tekun, di Dusun Pejantran, Desa Wonoplintahan, Prambon, Jumat (10/10/2014). "Kami berharap mesin tanam padi ini bermanfaat bagi petani," cetus Kepala Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian (BPP Mektan) Badan Litbang Pertanian Kementerian Pertanian, Dr Ir Astu Unadi, M.Eng.

Unadi menjelaskan, mesin tanam padi didesain khusus untuk lahan pertanian di Indonesia, yang lahannya lembek. Mesin juga didesain untuk sistem tanam padi Jajar Legowo, yakni semua tanaman padi menjadi di tepi. "Sambil menunggu musim tanam pertengahan Desember nanti, nanti ada pelatihan untuk operator mesin tersebut," bebernya.

Dia menjelaskan, dengan penggunaan satu mesin tanam padi itu, maka bisa menggantikan 20 pekerja untuk menanam padi. Mesin tanam padi yang memakai sistem tanam Jajar Legowo, juga bisa meningkatkan produksi padi hingga 20 persen, dibandingkan dengan sistem tanam manual (sistem Atajale).

Dengan sistem Jajar Legowo, semua batang padi bisa berada di tepi sehingga padi dapat berkembang subur. Dijelaskan, mesin tanam padi tersebut diharapkan mampu mengatasi persoalan kelangkaan tenaga kerja yang terjadi di beberapa daerah. Mesin juga diharapkan mampu mendukung program swasembada beras berkelanjutan.

Keunggulan lain mesin ini adalah didesain untuk mendukung sistem tanam jajar legowo 2:1, dengan jumlah baris tanam 4 baris. Jarak tanam antar barisnya 20 cm, jarak tanam legowo 40 cm, dan jarak tanam dalam baris tanam 10 cm/13 cm/15 cm. Sementara itu, jumlah bibit per rumpun mencapai 2-5 tanaman dengan kedalaman 30-60 mm.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sidoarjo Anik Pudjiastuti berharap bantuan mesin tanam padi itu nantinya disertai bantuan lagi berupa mesin penyiang padi. "Kami juga berharap Litbang Kementerian Pertanian saat melatih operator, tidak hanya satu petani, namun bisa sampai empat orang. Tenaga yang dilatih, kalau bisa yang usianya muda," cetus Anik Pudjiastuti.

Acara penyerahan bantuan mesin tanam padi juga dihadiri diantaranya Kepala Badan Litbang Pertanian Jawa Timur Dr Ir Tri Sudaryono MS, dan AsistenPerekonomian Pemkab Sidoarjo, IrHandayani MM. "Kami sangat berterima kasih dengan bantuan ini. Mudah-mudahan alat ini bisa menambah kesejahteraan para petani," cetus Ketua Gapoktan Tani Tekun, Sarnawi.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Dongkrak Produksi, Petani Sidoarjo Terima Bantuan Mesin Tanam Padi