Korban di Bengawan Solo Ditemukan Radius 100 Meter

BOJONEGORO(bangsaonline)-

Upaya pencarian jasad korban tenggelam di Sungai Bengawan Solo yang dilakukan tim Search And Rescue (SAR) gabungan seselama tiga hari ini, akhirnya membuahkan hasil. Pagi tadi tim SAR menemukan jasad Bima Rufy Alfian Mubaroq (15), tepatnya di Desa Tulungrejo, Kecamatan Trucuk, Bojonegoro, Jumat (21/03).
Kasubden Brimob Polda Jatim di Bojonegoro, AKP Edi Suyono mengatakan, jasad ditemukan sekitar pukul 7.30 Wib tadi dengan radius 100 meter dari titik korban tenggelam.

"Petugas menemukan jasad korban saat menyisir tepi Sungai Bengawan Solo," katanya.
Saat ditemukan, kondisi tubuh korban masih utuh dan dipenuhi lumpur sungai.

"Sejak Rabu malam tiga perahu karet terus menyisir Bengawan Solo, Alhamdulillah pagi ini sudah ditemukan," imbuhnya.
Kemudian jasad korban diangkat di atas perahu dan langsung dibawa ke rumah duka, karena pihak keluarga tidak bersedia jika jasad korban diautopsi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sosodoro Djatikusumo Bojonegoro.
Peristiwa tenggelamnya pelajar itu terjadi pada Rabu petang, (19/03). Saat itu korban sedang mandi di Bengawan Solo bersama lima orang temannya. Karena tidak bisa berenang, ia membawa bantuan batang pohon pisang. Namun naas korban terseret arus deras Bengawan Solo.
Korban diduga hanyut karena tidak bisa berenang saat mandi bersama teman-temannya. Terlebih saat Rabu lalu, ketinggian muka air Sungai Bengawan Solo di Bojonegoro meningkat.
Sejak tiga hari terakhir, diketahui sudah ada dua orang warga yang diketahui hanyut karena derasnya air Sungai. Selain Bima, petugas juga mendapati sesosok mayat tanpa identitas di Sungai Pacal, tepatnya di Desa Semen Pinggir Kecamatan Kapas Bojonegoro.


Korban di Bengawan Solo Ditemukan Radius 100 Meter