SedekahLaut, Ratusan Perahu Nelayan Tuban Dihias

SedekahLaut, Ratusan Perahu Nelayan Tuban Dihias

TUBAN (bansaonline) - Ratusan perahu di Kelurahan Karangsari Kecamatan Tuban dihiasi penuh warna-warni ribuan bendera. Berbagai ukuran bendera tampak menempel pada setiap perahu. Setiap perahu tidak hanya menempel dan memasangkan satu bendera. Namun dipasang sesuai keinginan pemilik perahu. 

Ada yang memasang tiga hingga lima bendera. Ukuran setiap perahu pun berbeda ada yang berukuran 5 x 3, ada pula yang berukuran 7 x 3 serta diselingi tebaran bendera kecil.

Sumiran salah satu warga setempat mengatakan, pemasangan bendera tersebut merupakan bagian dari ritual sedekah laut. Setiap menjelang ritual, pemilik perahu wajib memasang bendera untuk dihiaskan pada perahunya masing-masing. Ukurannya bebas mulai terkecil hingga terbesar dan sesuai dengan kemampuan perahu membawa bendera tersebut.

“Setiap menjelang sedekah laut, kami selalu memasang bendera sebanyak-banyaknya dan sebesar-besarnya,” ujar nelayan pemilik dua perahu ini.

Ditambahkan Sumiran, tradisi tersebut sudah dilakukan sejak zaman nenek moyang. Dengan maksud meminta keselamatan kepada yang maha kuasa, agar saat mencari ikan ditengah laut dijauhkan dari kesialan. Selain itu, nelayan berharap, jika saat melaut mendapatkan rezeki yang melimpah “Harapannya dilimpahkan banyak rejeki dan tentunya untuk keselamatan semua pelaut khususnya warga sini,” terang Sumiran.

Sementara itu, selain pemasangan bendera dalam sedekah laut tersebut nelayan juga melakukaan larung sesaji dan memasang tonggak kepala sapi. Sesaji kepala sapi yang di gantung diatas tonggak batang kelapa itu sebagai bentuk syukur. Karena selama ini laut telah memberikan sumber penghidupan bagi mereka melalui ikan yang mereka tangkap setiap hari.

“Karena sumber kehidupan kita dari sini, jadi kalau cuma diambil hasil lautnya tanpa melakukan sedekah laut, khawatirnya akan berdampak pada kita. Tidak hanya itu saja, biasanya setelah acara ritual selesai, para nelayan juga menggelar hiburan hingga sore hari,” pungkasnya.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: