JAKARTA(BangsaOnline) Direktur Jenderal Penyelenggara Haji dan Umroh Kementerian Agama, Abdul Djamil, mengatakan ibadah wukuf telah ditetapkan oleh Pemerintah Arab Saudi pada 3 Oktober mendatang.
"Sudah pasti dan tepat hari
Jumat," ujar Djamil, Jumat, 26 September 2014. Wukuf merupakan puncak
ibadah haji yang dinanti oleh jemaah. "Apalagi posisi sekarang tepat hari
Jumat sehingga istilahnya wukuf besar."
Selama September 2014 yang merupakan musim haji, Indonesia menjadi satu negara
yang mengirimkan calon jemaah haji ke Arab Saudi. Jumlah embarkasi seluruh
Indonesia sebanyak 371 buah. Keberangkatan jemaah haji dimulai dari awal sampai
28 September mendatang.
Menurut Djamil, saat ini jemaah mempersiapkan wukuf. "Kami dari petugas
memberikan keterangan tentang wukuf nanti." Ini mengenai apa yang harus
dipersiapkan, kondisi cuaca di sana, jalan dan area yang akan dilewati, dan
lainnya. "Selain menunggu jemaah yang belum tiba dari tanah air."
Selain itu, wukuf pada 3 Oktober mendatang akan dipimpin langsung oleh Menteri
Agama, Lukman Hakim Saifuddin, sebagai amirul haj (kepala haji dari Indonesia).
"Pak Lukman juga sudah tiba di Mekkah untuk mempersiapkan diri sebagai
amirul haj," kata Djamil.
Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Arab Saudi telah menetapkan hari wukuf. Hari Wukuf Jatuh pada
hari Jumat 3 Oktober 2014. Dengan demikian haji tahun 2014 menjadi haji
akbar.
"Baru saja kami dapat informasi dari Kepala Pusat
Observatorium King Abdul Aziz tentang penetapan 1 dzulhijah, bahwa hasil
pengamatan tim di Arab Saudi ada beberapa tempat melihat hilal. Arab
Saudi menetapkan bahwa besok 25 September hari Kamis sudah masuk 1
zulhijah. Sehingga konsekuensinya 9 zulhijah jatuh di Hari Jumat," kata
Kasubdit Pembinaan Syariat dan Hisab Rukyah Kemenag RI, Ahmad Izzuddin,
dalam konferensi pers di Kantor Misi Haji Indonesia Daker Madinah, Rabu
(24/9/2014).
Tradisi di Arab Saudi ketika wukuf jatuh di hari
Jumat maka akan terjadi haji akbar. Di mana rakyat Arab Saudi tak ingin
ketinggalan melaksanakan ibadah haji. Jumlah jamaah haji pun diprediksi
akan membludak.
"Ini menjadi tradisi haji Akbar. Haji akbar terakhir pada tahun 2006," katanya.
Kemenag
telah menetapkan hari raya Idul Adha jatuh pada 5 Oktober. Sehingga
puasa sunnah Arofah di Indonesia jatuh pada Sabtu tanggal 4 Oktober.
Sementara keputusan ormas Muhammadiyah yakni hari raya Idul Adha jatuh
pada 4 Oktober sehingga puasa Arofah bersamaan dengan di Arab Saudi.
"Wajar
ketika berbeda dengan Arab Saudi karena ketinggian hilal di Indonesia
ketika maghrib di Indonesia di Arab Saudi masih pukul 14.00 siang dan
wajar empat jam kemudian hilal sudah di atas ufuk di sana terlihat,"
pungkasnya.
"Pelaksanaan wukuf di Arofah mencakup ruang dan
waktu. Memang jamaah haji di Arofah doanya istijabah pada saat di Arofah
itu dan pada saat waktu ditentukan. Bagaimana di Indonesia puasa Arofah
sedangkan di Arab Saudi sudah wukuf, ini agar dipahami dan tidak perlu
diperuncing," imbuh Izzuddin.




