
BOJONEGORO (bangsaonline) - Wakil Bupati Bojonegoro Setyo Hartono menegaskan jika indikasi kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) yang masuk di Bojonegoro masih fiktif. Sebab, sebelumnya dilaporkan ada dua lokasi yang diduga menjadi tempat berkumpulnya anggota militan ISIS.
"Kabarnya ada dua tempat, tapi setelah dilakukan pengecekan dilapangan ternyata tidak ada apa-apa," ujar Setyo Hartono, Kamis (25/9/2014).
Dua titik lokasi yang diduga menjadi tempat berkumpulnya anggota ISIS itu berada di sekitar Waduk Pacal, Kecamatan Temayang. Namun, kata dia, saat pihaknya memantau langsung dilokasi menyebutkan banyak masyarakat setempat yang belum begitu paham tentang gerakan ISIS itu sendiri.
"Masyarakat sekitar juga belum begitu paham dengan gerakan ISIS. Tapi meskipun begitu kita tidak boleh lengah," lanjutnya.
Setyo Hartono mengungkapkan, untuk mencegah penyebaran ISIS di Bojonegoro, pemerintah setempat lebih menguatkan jaringan dengan instansi terkait agar menggandeng kantong-kantong kemiskinan, yang ditengarai akan mudah terpengaruh. "Semua leading sektor harus bekerja sesuai dengan tupoksinya," tegasnya.



