Perempatan Minim Rambu dan Gelap Dikeluhkan Warga Glondonggede

TUBAN (bangsaonline) - Pengguna jalan di jalur pantura mengeluhkan kondisi perempatan yang dilalui conveyor milik PT Holcim di Desa Glondonggede, Kecamatan Tambakboyo, Tuban. Pasalnya ditempat tersebut minim rambu-rambu, bahkan terdapat rambu peringatan yang sudah tidak berfungsi. 

Tidak hanya itu, pada saat malam hari kondisi di perempatan tersebut nyaris tak terlihat oleh pengguna jalan yang berasal dari arah Surabaya menuju Semarang maupun sebaliknya karena minim lampu penerangannya. “Pemerintah dan Holcim ini bagaimana, perempatan sering dilintasi kendaraan kok rambu-rambunya tidak fungsi,” keluh Bambang (27) warga Kecamatan Palang Tuban yang hendak menuju ke Rembang Jawa Tengah, Jumat (19/9/2014). 

“Menurut saya mending diperempatan itu segera dibenahi rambu-rambunya, lalu diberi penerangan yang memadai. Jangan sampai dibenahi, setelah sudah adanya korban kecelakaan, kita antisipasi lah,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Tuban Parait saat dikonfirmasi terkait hal itu, mengaku jika minimnya dan tidak fungsinya rambu-rambu adalah tanggung jawab dinas perhubungan. Akan tetapi, instasinya tidak mau disalahkan karena itu wewenangnya pemerintah pusat. 

Di sisi lain, PT Holcim Indonesia melalui Corperate Communication East Java Indiri Siswati saat mengatakan, Holcim sudah melakukan kinerja sesaui dengan standarnya khususnya dalam bidang pemasangan rambu-rambu dan penerangan. Tidak hanya itu, ia mengklaim jika perusahaannya tersebut sudah melakukan standar eliminasi termasuk dalam rambu-rambu dan penerangan. 

“Dalam kinerja kami, Holcim itu selalu melakukan standar eliminasi keinerja, termasuk terkait pemasangan rambu-rambu,” ujarnya singkat.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: