Rest Area Diresmikan, Pemkab Diminta Serius Garap

TUBAN (bangsaonline) - Rest area milik pemkab Tuban yang berada di jalan Martadinata dibuka dan diresmikan oleh Bupati Tuban, H.Fathul Huda, Selasa (16/9/2014).

Meski begitu banyak masyarakat yang berharap dengan peresmian tersebut merupakan awal tumbuhnya ekonomi daerah. Namun disisi lain banyak masyarakat yang khawatir, sebab takut nasibnya kayak tempat Kedai Pasar Atom (kedatom) yang berada di depan lokasi pantai Boom Tuban.

"Sampai saat ini kedatom saja sepi, banyak penjualnya yang pada berlarian lantaran sepi dan tidak ada pembelinya," kata Sugik warga Desau Kembangbilo, Tuban saat ditemui Bangsaonline.com

Menurutnya, pemkab seharusnya tidak hanya mampu membangun dan menyediakan fasilitas saja. Namun diharapkan bisa mengelolah rest area tersebut menjadi andalan pemkab Tuban. Sehingga setelah peresmian jangan sampai tempat istirahat yang dilengkapi makanan dan mimuman khas daerah itu nasibnya tidak terlunta-lunta seperti nasibnya kedatom yang berada di depan pantai Boom Tuban.

"Kami harap, setelah diresmikan, pemkab harus serius menggarapnya, jangan sampai nasibnya kayak Kedatom yang saat minim pembelinya dan akhirnya penjualnya banyak yang lari," pinta Penggerak ekonomi desa ini.

Ditambahkan Sugik, pemkab juga harus bisa memanfaatkan masyarakat sekitar sebagai penghuni dan penjual di rest area. Bahkan khususnya dimanfaatkan oleh warga kurang mampu. Dengan memberikan modal pada warga kurang mampu untuk berjualan di rest area, maka hal tersebut bisa membantu mengentas kemiskinan bumi wali.

"Yang jualan itu seharusnya bukan orang yang sudah kaya, tapi manfaatkanlah warga yang kurang mampu untuk berjualan disitu. Dengan modal dan pembekalan, maka pasti bisa berjalan kok," tandasnya


Rest Area Diresmikan, Pemkab Diminta Serius Garap