ATM Samsat Jatim akan Dipasang di Jakarta

ATM Samsat Jatim akan Dipasang di Jakarta

SURABAYA (bangsaonline) - Apreasi yang bagus dari pemerintah pusat atas ATM (Anjungan Transaksi Mesin) Samsat yang digagas Pemprov Jatim, Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Jatim berencana menempatkan AT M Samsat di Jakarta tahun depan. Saat ini pihak Dispenda masih mencari alternative tempat.

“Alternatifnya sih di kantor kementerian pemberdayaan aparatur negara. Atau di korlantas. Tapi masih kami kaji dulu karena ATM Samsat yang disini masih kami evaluasi,” ujar Kepala Dispenda Jatim Bobby Soemiarsono kepada HARIAN BANGSA.

ATM Samsat Jatim diresmikan pada Juli 2014 oleh Gubernur Jatim Soekarwo. Saat ini, ATM Samsat yang dimiliki Dispenda masih 4 unit. Terpasang di Grand City Mall 1, di kantor Dispenda Jatim 2 ( satu untuk proto type), 1 lagi akan dipasang dipasang di polda.

ATM samsat merupakan mesin pelayanan untuk pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) dan pengesahan STNK 1 Tahunan masyarakat Jawa Timur secara online dan terintegrasi. Dengan ATM samsat ini, layanan tidak lagi bertatap muka antara wajib pajak dengan petugas pelayanan, layanan tidak terbatas pada waktu, jarak dan tempat. Mesin ini juga bisa untuk pendaftaran, penetapan, pembayaran PKB, dan parkir berlangganan.

Mengenai mesin ini, Bobby menjelaskan, secara teknis merupakan ide dispenda. Sistemnya hasil komunikasi dengan Polda Jatim. Mesin ini benar-benar hanya ada di Jatim karena merupakan rekayasa dispenda Jatim. Saat ini sedang dalam tahap pematenan agar tidak diaku pemda lain.

“Tahun ini rencananya akan ditambah 10 unit lagi menggunakan dana P-APBD. InsyaAllah kami pasang di Sidoarjo, Gresik, Malang, Mojokerto, Jombang, Jember, Bayuwangi, dan empat kami sebar di 4 samsatdi Surabaya. Dan tahun depan akan ditambah lagi 10 unit,” sebut Bobby. Perkiraan harga per unit ATM samsat ini Rp 80-90 juta.

Untuk bisa menggunakan mesin ini, maka wajib pajak harus memiliki smart card. Sementara ini, yang mengajukan permohonan smart card masih 200 an pemohon namun baru bisa dipenuhi masih seperempatnya. 


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: