Calhaj Kediri Bawa Sajam ke Tanah Suci, Disita Petugas

Calhaj Kediri Bawa Sajam ke Tanah Suci, Disita Petugas

Kediri-(BangsaOnline) Puluhan barang yang dibawa Calon Jamaah Haji (calhaj) Kabupaten Kediri disita petugas pengamanan Keimigrasian. Pasalnya, sebagian para CJH ini nekat membawa pisau sebagai alat perbekalan pergi ke tanah suci. Padahal benda tersebut tidak diperkenankan dibawa dalam proses penerbangan. Akibatnya benda itu terpaksa disita petugas Bandara dan diserahkan ke Kantor Kemenag Kabupaten Kediri untuk disimpan.

Selain pisau barang yang diamankan yakni kecap, gunting, cuter, paku, korek api, cobek, sabun cair serta minyak. Karena pisau dan gunting termasuk senjata tajam, akhirnya barang tersebut kini disimpan di Kantor Kemenag Kabupaten Kediri dan dapat diambil kelurga maupun jamaah haji setibanya di tanah air.

Diantara barang-barang yang disita petugas dari CJH kloter 23 yakni kecap, pisau, gunting, dan tang. Sementara dari CJH kloter 24 berupa kecap, gunting, cuter, korek api, pisau, paku, cobek, sabun cair, serta minyak. Dari semua sitaan itu petugas berhasil mengumpulkan satu kardus besar, yang kebanyakan adalah gunting.

Humas Kemenag Kabupaten Kediri Paulo Jose Xemenes mengatakan, banyak diantara CJH yang membawa senjata tajam, seperti pisau dan gunting. Karena tidak diperbolehkan dalam penerbangan internasional, akhirnya petugas bandara menyerahkan barang-barang tersebut untuk disimpan sementara di Kantor Kemenag.

“Dalam barang sitaan ini, petugas banyak menemukan gunting dari dalam barang bawaan CJH. Dari kloter 23 saja ada 15 buah gunting yang disita. Sedangkan dari kloter 24 ada sekitar 25 gunting. Saat ini barang-barang sitaan tersebut kami simpan di kantor Kemenag. Nantinya kalau para jamaah haji pulang dari tanah suci, bisa diambil disini,” jelas Paulo.

Paulo menambahkan, pihaknya sudah memberikan sosialisasi tentang barang bawaan yang tidak diperbolehkan untuk dibawa. Namun karena minimnya pemahaman CJH, mereka tetap membawanya dan akhirnya disita oleh petugas maskapai penerbangan.

“Sebenarnya kami sudah lakukan sosialisasi kepada para CJH sebelum berangkat. Mungkin karena minimnya pemahan CJH, makanya mereka nekat tetap membawa barang yang dilarang,” imbuh Paulo.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Calhaj Kediri Bawa Sajam ke Tanah Suci, Disita Petugas