Calhaj Lumajang Meninggal sebelum Berangkat

Calhaj Lumajang Meninggal sebelum Berangkat

Lumajang-(BangsaOnline)

Seorang calon jamaah haji asal Kabupaten Lumajang meninggal dunia sebelum berangkat ke Tanah Suci tanggal 29 September mendatang. Akibatnya, jumlah calhaj Lumajang yang akan berangkat ke tanah suci berkurang satu orang menjadi 711.Calhaj Lumajang tergabung dalam dua kloter, yakni Kloter 45 dan 46.

Kepala Seksi Haji dan Umroh Kantor Kemenag Kabupaten Lumajang, Drs H M Mudhofar mengatakan, pihaknya telah mendapatkan laporan seorang calhaj meninggal dunia menjelang keberangkatan langsung dari pihak keluarganya.

"Calhaj yang meninggal atas nama Khoirul yang berasal dari Desa Selokbesuki, Kecamatan Sukodono," kata Mudhofar.

Dikatakannya, saat ini, Kemenag Kabupaten Lumajang juga berusaha melakukan koordinasi lebih lanjut dengan pihak keluarga guna memastikan kekosongan kursi. Sebab, Almarhum Khoirul terdaftar berangkat haji dengan istrinya tahun ini.

"Apakah nanti istri almarhum membatalkan keberangkatannya ataukah tidak? Kita akan pastikan itu dengan pihak keluarga dalam beberapa hari ini. Kalau saat ini kami belum menindaklanjuti laporan itu, karena pihak keluarga dalam kondisi berduka," kata Mudhofar.

Meninggalnya seorang calhaj juga disampaikan secara terbuka pada 711 cahaj yang dikumpulkan di Aula Kantor Kemenag Kabupaten Lumajang untuk mengikuti Manasik Tahap III atau terakhir menjelang keberangkatan.Mudhofar bercama calhaj lainnya membacakan doa untuk almarhum Khoirul. Sedangkan pada calhaj yang akan berangkat dimeminta menjaga kebugaran tubuh untuk memastikan kondisi fisik terjaga dengan baik.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: