BONDOWOSO (BangsaOnline) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Bondowoso menghimbau para calon jamaah haji (Calhaj) asal Kabupaten Bondowoso mewaspadai gejala virus Ebola.
Kabid Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinkes Bondowoso, dr Arif
Sudibyo menjelaskan dalam rangka untuk antisipasi berkembangnya virus ebola
bagi jamaah haji Bondowoso, pihaknya telah memberikan penyuluhan melalui petugas
penyuluh kesehatan yang ada di puskesmas yang ada di seluruh kecamatan di Bondowoso.
"Mudah-mudahan jamaah haji Bondowoso tidak tertular virus tersebut. Karena
saat ini virus ebola berkembang dan menyebar di kawasan Afrika barat, atau
negara Guinea
yang tidak menutup kemungkinan akan menyebar di Makkah," ujar, Kamis
(5/9/2014).
Kata Sudibyo, virus ebola ini sistem penularannya dengan sistem ditularkan langsung melalui darah, cairan tubuh, maupun jaringan orang yang sedang terinfeksi virus tersebut. "Selain itu bisa jadi penularannya itu melalui hewan liar juga, seperti simpanse, gorila, munyit, kelelawar atau hewan-hewan lain," imbuhnya.
Sudibyo menyarankan kepada seluruh Calhaj asal Bondowoso untuk selalu memakai masker, jika nantinya mengalami gejala-gejala seperti panas, sakit kepala, otot terasa sakit, serta terjadi bercak merah di badan, dan pendarahan. "Nanti bagi calon jamaah haji Bondowoso terdapat tanda-tanda tersebut, segera menghubungi petugas kesehatan yang ada di Arab Saudi," pungkasnya.



