Usia Nyaris Seabad, Veteran Tentara Hisbullah Asal Mojokerto Naik Haji

MOJOKERTO (BangsaOnline) - Meski usianya nyaris seabad, 94 tahun, Romli bersemangat untuk bisa menunaikan ibadah haji. Veteran Tentara Hisbullah asal Dusun Kedawung Selatan, Desa Bicak, Kecamatan Trowulan, Mojokerto itu, satu diantara1.191 calon jemaah haji (Calhaj) asal Kabupaten Mojokerto. Kakek 14 cucu ini bakal berangkat ke tanah suci, pada Jumat (5/9/2014) mendatang.

Karena usianya itu, Romli tercatat sebagai jamaah haji tertua Kabupaten Mojokerto. Di usianya yang sengat senja, fisik pria kelahiran 21 Januari 1920 silam ini, memang tampak masih sehat dan bugar. Saat ditemui di rumahnya yang sangat sederhana, Rabu (3/9/2014), bapak 8 anak ini masih mampu berjalan dengan cepat tanpa bantuan apapun.

Cara berbicaranya pun masih fasih dan lancar. Bahkan, kakek bertubuh pendek dan berbadan kekar ini, mampu mengingat kembali kenangan masa lalunya. Maklum saja, sejak remaja, fisik Romli telah ditempa dengan pelatihan militer. "Zaman penjajahan Jepang, saya tergabung dalam Tentara Hisbullah, tahun 1946 saya berperang melawan tentara Jepang, gigi gaya rontok karena dipukul popor senjata musuh," aku Romli sembari tersenyum dan menunjuk giginya yang sudah diganti dengan gigi palsu.

Keinginannya untuk berangkat ke tanah suci telah muncul sejak lama. Selama bertahun-tahun, suami almarhum Suntiyah ini mengaku mengumpulkan uang untuk membayar biaya berangkat haji. Pekerjaannya sebagai pengrajin batu bata membuatnya tak semudah membalik telapak tangan untuk mendapatkan uang puluhan juta.

"Tiga tahun yang lalu sebelum istri saya meninggal, saya berencana umroh bersama. Karena istri sudah meninggal, saya daftar haji tahun 2011 dan alhamdulillah dapat prioritas lansia dan berangkat tahun ini," ungkap Romli.

Impian Romli sebentar lagi bakal menjadi kenyataan. Bersama dengan 1.191 calon jamaah haji lainnya, Jumat (5/9/2014) kakek 14 cucu ini akan diberangkatkan ke tanah suci. Dia berharap, bisa menjadi haji yang mabrur. "Oleh Kemenag saya disuruh lari-lari kalau pagi, tapi saya masih sehat kok. Masih bisa naik motor ke luar kota, dan jualan madu ke pondok-pondok di Jombang, juga masih kuat mijit orang," ungkapnya.

Khoirul Arif, Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mojokerto membenarkan jika Romli adalah jamaah haji tertua tahun ini.

Untuk mengawal kesehatan para jamaah lansia, pihaknya menerjunkan tiga tenaga medis di setiap kloter. "Kita kirim tim kesehatan dari sini untuk mengawal jamaah lansia, karena banyak penyakit yang dibawa kesana. Jamaah asal mojokerto terbagi atas tiga kloter," jelas Arif.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: