Surabaya-(BangsaOnline)
Gubernur Jatim Soekarwo melakukan mutasi terhadap 59 pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemprov Jatim. Ada yang hanya rotasi, ada yang promosi jabatan. Mutasi ini sesuai Surat Keputusan (SK) Gubernur Jatim nomor 821.2/1171/212/2014 tentang Pengangkatan dalam Jabatan tanggal 25 Agustus 2014.
Untuk eselon II, ada 15 pejabat. Diantaranya Fattah Jasin sebagai Kepala Bappeprov Jatim, sebelumnya menjabagat Kadis Koperasi UKM Jatim. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Budi Setiawan dirolling sebagai Kepala BPKAD Jatim. Sementara Kepala BPKAD Jatim Nurwiyatno digeser sebagai Kepala Inspektur Provinsi Jatim, menggantiikan Bambang Sadono yang digeser sebagai Kepala BLH Jatim. I Made Sukartha sebagai Kepala Biro Perekonomian, sebelumnya Kabid Pemeliharaan Jalan Dinas PU Bina Marga Jatim.
Kemudian, Lies Idawati yang sebelumnya merupakan Kepala Biro Humas dan Protokol Setdaprov Jatim dipindah sebagai Kabiro SDA Setdaprov Jatim. Ia digantikan Supratomo yang sebelumnya merupakan Kabid di Biro Kesmas.
Indra Wiragana sebagai Kepala Dinsos Jatim, sebelumnya Kepala BLH Jatim. Kepala Baperpus Kearsipan Jatim Mujib Affan menjadi Kepala Dinas Koperasi UKM Jatim menggantikan Fattah Jasin. Lalu Sudjono sebagai Kepala Baperpus Kearsipan, sebelumnya Kadinsos Jatim.
Lainnya yakni Lili Sholeh sebagai Kepala BPM Jatim, sebelumnya Kabiro Kerjasama Setdaprov Jatim. Benny Sampirwanto yang sebelumnya Kabag Kerjasama Luar Negeri Biro Kerjasama mendapat promosi menjadi Kabiro Kerjasama Setdaprov Jatim. Kepala BPM Jatim Warno Harisasono kini menempati posisi baru sebagai Kadisperindag Jatim. Sedangkan Soekardo sebagai Asisten IV Administrasi Umum Sekdaprov Jatim, sebelumnya Sekretaris DPRD Jatim. Sukardo bertukar tempat dengan Achmad Jailani. Sedangkan yang memasuki masa purna tugas adalah Zaenal Abidin. Dia sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bappeprov Jatim.
Sedangkan 44 orang pejabat eselon III yang dilantik sebagai Kepala Bidang dan Kepala UPT, ditempatkan di berbagai Dinas/ Badan di lingkungan Pemprov Jatim.
Seusai pelantikan eselon II dan III tersebut, ditempat yang sama Sekda Provinsi Jatim Akhmad SukardiM melantik 107 pejabat eselon IV di lingkungan SKPD Pemprov Jatim.
Dalam kesempatan itu hadir Ketua DPRD Prov Jatim, Wagub Jatim, Sekda Prov Jatim, Asisten Sekda di lingkungan Setda prov Jatim, kepala SKPD di lingkungan Pemprov Jatim. Mutasi sekaligus pelantikan pejabat ini merupakan yang kedua selama tahun 2014, setelah mutasi pada bulan Januari lalu.
Gubernur Soekarwo mengatakan, mutasi ini merupakan penyegaran di lingkungan Pemprov Jatim dalam rangka menghadapi tantangan ke depan yang lebih praktis. Karena menghadapi AFTA tidak mungkin dengan kinerja yang tidak baik. “Kita merubah disiplin manajemen keuangan money follow progam bukan money follow function. Kelemahan kita selama ini mengeterapkan money follow function,” ujarnya saat memberikan sambutan mutasi.
Kepemimpinan yang baru ini diminta melakukan pembenahan kedalam. “Kita mendapat kepercayaan masyarakat dari tiga hal, yaitu LKPJ, LPPD, dan parasamya dan LAKIP (Laporan Akuntabilitas Kinerja). Saya minta benar-benar dipersiapkan dengan baik, Semua harus turun, mulai Sekda, Sekda dibantu Asisten Administrasi Umum dan Biro Organsiasi membagun IT dengan tracking system,” pungkasnya.



