SAMPANG (bangsaonline) - Faizeh (30) kecopetan ketika belanja di Pasar Srimangunan, Selasa (26/08). Dia kehilangan dompet yang berisi surat tanda nomorkendaraan bermotor (STNKB), SIM dan KTP dan uang.
Dalam laporannya ke petugas keamanan pasar, sempat terasa ada orang yang menyentuh tasnya, namun dia tidak berfikir kalau itu copet. Dia mengaku tidak tahu ciri-ciri orang yang menyentuh tas itu, karena konsetrasinya pada padatnya pengunjung.
Candra A, petugas keamanan, menindaklanjuti laporan pencopetan. Caranya, dia mengumumkan lewat pengeras suara yang ditujukan kepada pencopet, agar mengembalikan barang. Ya tentu saja, pencopet tak mau mengembalikannya. "Sebenarnya keamanan di sini ini sudah tahu terhadap pencopet- pencopet yang sering beraksi, dan untuk menangkapnya masih belum tertangkap tangan langsung. Biasanya mereka beraksi dari pukul 07.00 hingga pukul 10.00 wib, di saat pasar sedang ramai-ramainya. Mereka mengatakan hasilnya sudah banyak," ujarnya




