
TUBAN (bangsaonline) - Gara-gara sering rusak karena dilintasi truk bermuatan berat, warga Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Tuban melakukan pemblokiran jalan desa.
Informasi yang berhasil dihimpun, jalan desa tersebut diblokir karena kerap dijadikan jalur alternatif oleh sejumlah truk bermuatan batu kapur dengan muatan sekitar 8 hingga 10 ton. Truk tersebut melintasi jalan desa itu, lantaran jembatan di Desa Mandirejo, Kecamatan Merakurak yang menghubungkan antar kecamatan di Tuban sedang dalam perbaikan. Sehingga banyak truk yang menggunakan jalur alternatif itu.
“Sudah seminggu jalan ini ditutup, karena sering dilintasi truk bermuatan berat sehingga menjadikan jalan desa ini rusak,” ujar pria yang mengaku bernama pak Man warga setempat saat ditemui, Sabtu (23/8/2014).
Menurutnya, pemblokiran dengan memasang batang bambu dan papan bertuliskan 'truk/ mobil kendaraan berat dilarang masuk' tersebut karena kejengkelan warga terhadap pengguna kendaraan berat yang sering melintasi jalan desa.
“Karena jalan semakin tambah rusak, terpaksa kendaraan roda dua juga harus melintas ditempat lain, karena memang kondisi jalan yang sebelumnya sudah rusak bertambah parah sejak dijadikan jalur alternatif bagi kendaraan berat,” tambahnya.
Sementara itu, untuk kendaraan roda dua milik warga setempat terpaksa harus membuat jalan sendiri dengan menerabas area perkebunan. Karena untuk dijadikan jalur sementara menuju keluar masuk menuju desa.



