SURABAYA-BangsaOnline
Bertepatan dengan hari Kemerdekaan Indonesia kemarin (17/8), ITS kembali meluncurkan satu mobil karya mahasiswa. Mobil yang diberi nama Sapu Angin Speed (SAS) II ini dipersiapkan untuk mengikuti kompetisi Student Formula Japan (SFJ) 2014, September mendatang.
SFJ sendiri merupakan satu kompetisi yang digelar oleh Society of Automotive Engineers (SAE). ITS menjadi satu dari tiga wakil Indonesia yang mengikuti kompetisi ini. SAS II ini merupakan hasil penyempurnaan dari SAS I, generasi pertama yang sukses meraih Best Rookie Award (penghargaan pendatang baru terbaik) pada kompetisi serupa. “Setelah berhasil perdana tahun lalu, kami melakukan berbagai pengembangan untuk mobil generasi kedua ini. Kami optimis mendapatkan lebih banyak gelar lagi tahun ini,’’ ujar Akhmad Ittang Anwarsyah, manajer tim.
Ia menambahkan bahwa pada kompetisi ini pihaknya menargetkan untuk meraih Best Performance (performa terbaik). Karena itu, sejumlah persiapan telah dilakukan. “Selama enam bulan kami terus mempersiapkan diri. Kami telah melakukan sepuluh kali test run yang dilakukan dengan berbagai kondisi dan cuaca,’’ tambahnya. Karena itu, jika dibandingkan dengan SAS I, generasi kedua ini jauh lebih siap untuk ikut kompetisi. Sebab tahun lalu, SAS I hanya sempat dilakukan satu kali test run saja.
Mobil formula SAS II ini menggunakan mesin Husaberg 450 cc dengan tipe silinder tunggal. Mesin ini, kata Akhmad diimpor langsung dari Austria. Dibandingkan dengan SAS I, mobil ini memiliki bobot 30% lebih ringan. Sedangkan bodi mobil dibuat dari bahan Carbon Fiber with Joneycomb Frame.
Sementara itu, Ir Witantyo M Eng Sc dan Alief Wikarta ST MSc Eng a PhD, dosen pembimbing mengatakan bahwa seluruh tim sudah siap berlaga. ‘’Ada 19 orang yang akan berangkat ke Jepang tangga 31 Agustus nanti,’’ ujar Wityanti. Ia berharap agar SAS II ini mendapat lebih banyak lagi penghargaan pada ajang yang akan dihelat selama lima hari mulai Selasa (2/9) medatang.
Ditemui usai acara, Rektor ITS Prof Dr Ir Tri Yogi Yuwono DEA, mengaku bangga atas kerja keras dari seluruh anggota tim. ‘’Inilah hasil nyata dari proses pendidikan,’’ ujarnya. Meski turut menargetkan meraih predikat Best Performance, tetapi hal tersebut bukan yang utama. ‘’Pada kompetisi ini tidak semua peserta yang dapat ikut race karena seleksinya sangat sulit. Tahun lalu, walaupun pertama berlaga ITS sudah berhasil ikut walaupun hasilnya belum maksimal,’’ lanjutnya.
Selain me-launching SAS II, ITS turut melepas Tim Robot yang akan berlaga di India pada Sabtu (23/8) dan58 tim ITS yang berlaga Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas 2014) 27 di Semarang pada Senin (25/8). Sebelumnya, pada Juni lalu, tim robot ITS berhasil menjadi juara I di ajang Kontes Robot Abu Indonesia 2014.



