Darma Wanita Biro Humas Gelar Halal Bihalal

SURABAYA (bangsaonline) - Setelah syawal ini para wanita harus kembali menghadapi suami dengan full dress dan full make-up. Karena kewajiban wanita punya banyak kewajiban, yakni sebagai isteri, ibu dan sebagai anggota masyarakat.

“ Bersyukurlah para karyawati yang diberi peluang yang luas oleh suami untuk berkarya dan berbakti pada negara. Tapi jangan berangkat kerja sebelum diridhoi oleh suami,” ujarDr Hj Hasniah Hasan MSi, Kabag Pembinaan Keluarga dan Kewanitaan Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya pada acara Halal Bihalal Dharma Wanita Persatuan (DWP) Biro Humas dan Protokol Setdaprov Jatim, di Ruang Rapat Biro Humas & Protokol Kantor Gubernurkemarin (14/8).

Menurutnya, wanita mempunyai kewajiban melayani suami. Sebenarnya makna halal bihalal ada didalam kehidupan rumah tangga,yang paling utama adalah saling memaafkan antara suami-isteri dan anak-anak karena tulang punggung negara adalah keluarga. Jika keluarga ingin bahagia dengan dilandasi iman, maka keluarga harus diberdayakan guna mengantarkan keluarga sakinah mawadah warohmah.

“Idul Fitri itu bukan baju baru, tapi maknanya karena yakin betul bahwa keiman dan ketaatan pada Allah akan bertambah,” ujarnya.

Sementara, Ketua DWP Biro Humas dan Protokol Setda Prov Jatim drg Kristin Anom Surahno mengatakan, senang dengan adanya kebersamaan dalam suasana Idul Fitri, memperkuat tali kasih sayang. “Dalam Halal Bihalal jika semua senang memberikan dampak kesehatan bagi jiwa. Setelah merayakan Idul Fitri marilah memulaikegiatan DWP kedepan dengan semangat dan hati yang bersih,” ujarnya.


Darma Wanita Biro Humas Gelar Halal Bihalal